MILZERU – Bulan Februari, bulan penuh cinta, akan lebih terasa jika kalian menonton tayangan drama nan romantis. Rasanya sudah menjadi suatu kewajiban untuk menonton film yang satu ini di bulan Februari. Film yang diberi judul “Milea Suara dari Dilan” baru saja resmi tayang di bioskop pada 13 Februari 2020 kemarin.

Film yang dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla ini sudah lama dinantikan oleh para penggemar cerita cinta Dilan dan Milea. Segala pertanyaan yang ada di kedua film sebelumnya akan terjawab dalam film “Milea Suara dari Dilan”. Dalam film ini, Dilan akan mengklarifikasi kepada penonton tentang cerita cintanya bersama sang pujaan hati, Milea. “Milea Suara dari Dilan” merupakan film penting dari series film Dilan dan Milea.

Penonton akan diperlihatkan cerita cinta Dilan dan Milea dari sudut pandang Dilan. Sebelumnya, penonton sudah disuguhkan dengan tayangan yang menceritakan tentang sosok Dilan si panglima tempur dari sudut pandang Milea. Namun di film “Milea Suara dari Dilan”, Dilan akan mengungkapkan apa yang selama ini ia rasakan.

Tidak ada kisah yang lebih indah dari cerita cinta masa SMA. Sama halnya dengan cerita cinta Dilan dan Milea. Dari yang awalnya benci hingga muncul rasa saling mencintai. Dari yang awalnya manis hingga terasa rumit. Menjelang reuni akbar SMA-nya, Dilan memutuskan untuk menceritakan kembali masa-masa cerita cintanya bersama Milea. Mulai dari pertama kali bertemu, menjalin kasih, hingga berjuang untuk bertahan. Masa yang tidak selalu indah, namun terus membekas dibenaknya. Ini merupakan cara Dilan untuk mengingat Milea. Cara Dilan untuk mengingat sebuah cerita cinta yang ia pikir akan bertahan selamanya.

Pada awalnya, penonton akan diberikan flashback, berupa momen-momen manis Dilan dan Milea. Seperti, Dilan yang datang ke rumah Milea, menelepon di telepon umum, hingga konflik antara keduanya disaat Milea tidak ingin Dilan ikut geng motor.

Dalam film ini, Dilan akan mengungkapkan tentang pergolakan batinnya selama ini. Dimana ia harus bisa memilih antara Milea atau sahabat-sahabatnya di geng motor. Film “Milea Suara dari Dilan” akan memperlihatkan sisi rapuh dari Dilan. Bahkan ada saat dimana Dilan benar-benar merasa hancur dan butuh sosok Milea di sampingnya. Namun, Milea selalu menghindar karena ia marah pada Dilan yang masih bersama dengan sahabat-sahabat di geng motornya. Ada juga saat dimana Dilan dan Milea putus menjadi momen paling berat bagi Dilan. Begitu juga dengan Milea. Masing-masing dari mereka memendam rindu, tetapi terasa sulit untuk diucapkan. Hingga akhirnya Dilan mundur dan menghilang dari kehidupan Milea.

Tidak hanya itu saja, perjuangan Dilan untuk bisa melupakan Milea pun masih diperlihatkan di film ini. Semua masih terasa berat bagi Dilan, walaupun ia sudah kuliah di Yogyakarta. Kepergian ayahnya menjadi pukulan terbesar bagi Dilan. Membuatnya selalu teringat akan sosok Milea. Walaupun Milea jauh disana, akan tetapi semua memorinya seakan memanggil Milea. Film “Milea Suara dari Dilan” juga menyuguhkan jeritan hati Dilan akan kerinduannya pada Milea.

Pidi Baiq bersama dengan Titien Wattimena berhasil menghadirkan sebuah cerita yang bagus. Bahkan beberapa quotes yang dihadirkan dalam film ini begitu mengena di hati. Dari segi akting, Iqbaal sudah cukup apik memainkan sosok Dilan yang sudah semakin matang dalam film ini. Penonton bisa melihat bagaimana hancurnya Dilan bahkan hanya dari tatapan matanya dan acuhnya Dilan saat menjawab telepon dari Milea setelah jalinan cinta mereka selesai. Tidak hanya Iqbaal, Vanesha juga terlihat semakin matang dalam film “Milea Suara dari Dilan”.

Untuk segi pengambilan gambar, semua tergambarkan dengan bagus di film ini. Selain itu, penggambaran dalam film ini membuat kita seperti kembali ke tahun 90-an. Seperti dalam segi warna dan sinematografinya sangat konsisten dan sama seperti film-film sebelumnya. Namun, ada satu kekurangan yang begitu terlihat. Saat adegan di bioskop, sangat terlihat penggambarannya seperti bioskop saat ini bukan bioskop tahun 90-an yang menjadi latar waktu cerita film ini. Tetapi, semua itu masih bisa tertutupi dengan hal lainnya, seperti quotes menyentuh yang hadir dalam film ini, serta adegan-adegan lainnya yang juga cukup menyentuh dan bisa menguras air mata penonton.

Film “Milea Suara dari Dilan” ini secara keseluruhan melengkapi semua series cerita Dilan dan Milea dalam dua film sebelumnya. Semua kekosongan yang ada dalam film sebelumnya akan terisi penuh di film ini. Bagi kalian yang sudah lama menantikan film “Milea Suara dari Dilan”, sudah bisa menontonnya di bioskop. Film “Milea Suara dari Dilan” merupakan sebuah kisah penutup yang pedih sekaligus indah.

Film ini cocok untuk ditonton pada akhir pekan, yang juga berdekatan dengan momen Valentine’s Day. Jangan sampai kelewatan cerita cinta Dilan dan Milea.