MILZERU –  Ngomongin soal Time Traveler, tentu yang dibenak kita adalah seorang yang melakukan perjalanan lintas waktu. Bila mesin waktu benar adanya,  diantara kita, tentu pasti membayangkan bagaimana waktu bisa diputar kembali, dan memperbaiki kesalahan yang lalu, atau melihat masa  dimana orang tua masih pacaran,  oleh karena itu menghargai waktu sangatlah penting, karena hidup tak seperti bertamasya lintas waktu.

Jauh sebelum teknologi canggih ditemukan, pada tahun 1895, H.G Wells seorang sosiolog dan jurnalis, yang dikenal dengan novel fiksinya bertajuk “ the time Machine”,nJustru sudah membayangkan bagaimana mesin waktu dapat mengantar kita ke masa depan dan masa lalu, bahkan H.G Wells dalam bukunya juga membayangkan bagaimana suasana bumi  800 ribu tahun kedepan.

Dalam bukunya H.G.Wells juga merancang dengan detail rupa mesin waktu yang ia gambarkan, rancangan mesin waktu yang digambar, justru terinspirasi mesin pembuat kopi yang memiliki banyak tuas dan jam analog di sekitarnya.

Berpergian dengan mesin waktu tidak cukup hanya dengan dibayangkan saja, namun kali ini ada 10 refrensi film bertema time traveler yang bisa ditonton dengan beragam versi cerita yang berbeda – beda, yuk langsung aja cekidot!

  1. Back To The Future (1985)

de lorean

Salah satu karya Stpephen Speilbergh, Back To The Future yang feomenal ditahun 80an ini, dikemas dalam bentuk yang modern dan futuristic dijamanya. Dalam fillmnya terdapat hal menarik yaitu menggunakan mobil De Lorean DMC keluaran 1981 sebagai mesin waktunya. Film ini juga mengambil dua setting waktu, yaitu tahun 1955 dan tahun masanya 1985.

Film yang dirilis tahun 1985 ini berkisah tentang seorang anak muda Marty McFly (Michael J Fox) dan Professornya Dr Emmet Brown (Christoper Llyod ), pergi ke masa lalu, untuk membenahi takdirnya, pasalnya Marty pergi ke masa lalu justru mengacaukan takdirnya sendiri, sehingga dirinya terancam tidak dilahirkan, oleh karena itu, sebagai orang yang terancam untuk tidak dilahirkan ke dunia, Marty berusaha untuk menjodohkan ibu dan Ayahnya, dengan mendorongayahnya, George McFly (Crispin Glover) agar jadi pria Gentle yang mampu mencuri hati ibunya, namun usaha keduanya justru dihalangi oleh Biff (Thomas F Wilson) yang menjadi saingan berat George McFly.

marty mcfly

Tidak sampai disitu Marty juga  menggagalkan percobaan pembunuhan kepada Dr Emmet dari geng Russia yang membunuhnya ditahun 1985, sehingga ketika ditahun 1955, Marty mengubah takdir Dr Emmet dengan memperingati Dr Emmet muda agar waspada, jangan sampai terbunuh ditahun 1985.

  1. Minority Report (2002)

yang patah tumbuh, yang hilang berganti, gapura hancur dibangun lagi

Masih dalam karya Stephen Speilbergh yang tiada hentinya menghasilkan suatu karya masterpiece!jenis film fiksi kali ini, adalah Film Minority Report yang masuk nominasi dan memenangkan satu piala Oscar. Film ini diperankan oleh actor kawakan Tom Cruise, Max Von Sydow, dan Colin Farrel.

Didukung dengan berbagai teknologi canggih, yang futuristic, membuat film minority Report semakin seru apalagi ditambah dengan jalan cerita yang bikin penasaran.

Mengambil setting di masa depan, John Anderton (Tom Cruise)  beserta timnya berusaha mengagalkan suatu kasus pembunuhan dengan terjun langsung ke masa lalu. John beserta timnya Precrime, yang merupakan departemen khusus pencegahan kriminal memburu dan mengungkap pelaku pembunuhan sebelum melancarkan aksinya.

Adanya PreCrime sendiri sukses menurunkan angka krriminalitas, namun makin kesini, justru menuai pro dan kontra, karena PreCrime sendiri mengungkap dan mengeksekusi pelaku yang belum tentu melakukan tindak criminal, sampai pada akhirnya, John sendiri terkejut  ketika menyelidiki tersangka pembunuhan pria bernama Leo Crow adalah dirinya sendiri, sehingga membuat ia diincar oleh FBI dan PreCog, timnya sendiri.

  1. The Time Machine (2002)

Time Machine

Diadaptasi dari novel karya H.G Wells tahun 1895, The Time Machine sukses meraih pendapatan 123,7 juta USD, dengan anggaran mencapai 80 juta USD.

Time Machine sendiri diperankan oleh Guy Pearce, Samantha Mumba, Orlando Jones, Mark Addy, dan Jeremy Iron.

Berawal dari kesedihan ditinggal kekasih, seorang ilmuan sekaligus dosen di univesitas Columbia di  New York City, Dr. Alexander Hartdegen (Guy Pearce) melakukan berbagai cara untuk mengubah takdir. Dengan ilmu fisika yang dimilikinya, ia berusaha untuk membangun mesin waktu agar kembali ke masa dimana kekasihnya masih hidup.

Setelah mesin waktu sukses dibangun, Dr. Alexander langsung pergi kemasa di mana kekasihnya masih hidup. Sesampainya di sana, ia berhasil bertemu dengan Emma (Sienna Guillory)  kekasihnya lalu mengajaknya jalan ke taman kota.

Sebelumnya, kekasihnya meninggal karena ditembak oleh perampok yang berusaha melucuti perhiasanya, sehingga pada saat kesempatan kedua bertemu dengan kekasihnya kembali, Alexander enggan untuk  mengajaknya ke Taman Kota.

Suasana dingin bersalju mewarnai kondisi saat itu, hal ini juga membuat Alexander berniat untuk memberikan surprise kepada kekasihnya, ia meminta agar kekasihnya memejamkan mata sebentar selama ia ke toko Bunga Seberang jalan, namun takdir berkata lain, kekasihnya meninggal setelah kereta kuda yang hilang kendali menabraknya.

time machine 2002

Dari kejadian tersebut membuat Alexander putus asa, ia merasa “mau sampai kapan lagi saya melihat ia mati 1000 kali”? artinya ia sadar bahwa masa lalu tidak dapat diubah, mungkin Alexander bisa mencegah kekasihnya tidak meninggal dunia, tapi tetap saja, yang namanya kematian tidak dapat dihindarkan, pasti ada cara lain lagi kekasihnya mati selain tertabrak kereta kuda atau ditembak rampok.

Dari frustasi yang Alexander alami, akhirnya ia memutuskan untuk pergi kemasa depan untuk melihat hal baru. Tepatnya di tahun 2037, ia menghentikan laju mesin waktunya, lalu melihat dimana bulan dihancurkan, hal ini yang membuat kekacauan di Kota New York kala itu.

Melihat kekacauan akibat dari penghancuran bulan, Alexander langsung pergi dan terjadi guncangan, yang mengakibatkan dirinya pingsan, sampai ia sadar, ia berhenti ditahun 800.000 Masehi.

Penasaran dengan kelanjutanya?? Tonton aja filmnya!

  1. Deja vu (2006)

dejapu

Setelah peristiwa meledaknya kapal feri yang merenggut ratusan korban tidak bersalah, akibat dari tindakan teroris, kali ini Dough Carlin (Denzel Washington) seorang angen biro penanggulangan alcohol dan senjata api, berusaha menyelidiki siapa sebenarnya dalang dibalik tindakan terorisme itu.

Hampir sama seperti cerita Minority Report yang dirilis tahun 2002 lalu, Deja vu juga menyeldiki kasus dengan pergi ke masa lalu, tapi berbeda dari Minority Report, Déjà vu menggunakan alat bantu berupa alat yang disebut “ Snow White”.

Cara kerja Snow White ialah mampu merekam dan menyimpan data – data dari penduduk Lousiana, tapi juga dapat merekam aktivitas warganya selama rentan empat hari yang lalu, jadi dengan alat tersebut, agen FBI Andrew Pryzwarra (Val Kilmer), dapat menyelidiki aktivitas yang ada di TKP (Tempat kejadian Perkara).

Dengan menggunakan tujuh satelit luar angkasa, Andrew berusaha mendalami kehidupan Claire Kuchever salah satu korban Feri naas tersebut, selama empat hari, sampai akhirnya tewas ketika menaiki kapal feri naas tersebut.

Deja vu sendiri merupakan perasaan familiar ketika melihat sesuatu yang belum pernah diliat dan dialami. Setiap orang tentu pernah mengalami Deja vu, contohnya anda pernah merasa familiar dengan wajah seseorang namun tidak pernah melihat, tapi perasaan anda pernah melihat tapi dimana ya??

  1. Hot Tub Time Machine (2010)

Ambil minum lepas dahaga, rampas galon dispenser pula

Film komedi nyelneh tapi patut ditonton! Hot Tub Time Machine, mengisahkan tentang kisah empat orang sahabat, yang merasa dirinya tidak begitu berarti. Pada saat libur tiba, mereka memilih untuk berlibur berempat di suatu tempat eksotis, dimana di sana mereka dapat menikmati ski resort dan bak mandi air panas ( Jacuzzi).

Ketika empat orang sahabat yang terdiri dari Adam (John Cusack), Lou (Rob Corddy), Nick (Craig Robinson), dan Yacob (Clark Duke), menikmati “Hot Tub” atau biasa disebut bak air panas, mulai merasakan hal yang aneh, hingga tiba – tibe mereka berempat terbawa ke tahun 1986.

​​pada saat di lokasi yang sama, namun tahun yang berbeda, mereka sempat hilang ketika melihat style orang – orang disekitarnya yang bergaya 80an, bukan hanya style, tapi dari teknologi yang digunakan orang – orang sekitar, juga menggunakan teknologi jadul. Ketika menyadari bahwa mereka terjebak di tahun 1986, mereka lalu mengubah masa depan mereka agar lebih baik dan berarti lagi. Tapi tidak sampai disitu lohh! Penasaran dengan kelanjutanya? Dijamin film ini akan membuatmu ngakak!

  1. Soucre Code (2011)

jake gyllenhaal

Film yang sukses dibintangi oleh actor tampan Jake Gyllenhaal yang berperan sebagai Captain Colter, seorang pilot Angkatan AS, mendapatkan misi untuk menghentikan ledakan bom Kereta di Chicago AS.

 

Dalam aksinya Colter menggunakan mesin, yang mampu mengantarkan jiwa seseorang ke masa lalu dengan menggunakanraga seseorang dimasa itu, sampai pada akhirnya ia menggunakan raga seorang penumpang kereta.

source code

Aksi dimulai saat Colter mulai menempati raga seseorang, dari sinilah dapat telihat jelas bagaimana detik – detik kereta yang ditumpanginya meledak, Setelah kereta tersebut meledak, Colter lalu balik lagi keposisi semula, dan menjumpai wanita yang sama pada saat sebelum meledak. Disini Colter mulai menyelidiki siapa sebenarnya dalang dari pemboman kereta di Chicago AS?

  1. Terminator Genesys (2015)

terminator genesys 2015

Sekuel kelima dari film Terminator, kali ini juga tidak kalah memukau dengan sekuel sebelumnya. Film terminator Genesys besutan sutradara Alan Taylor, dan penulis Patric Lussier, mengambil beberapa setting waktu film, yakni tahun 1984, 1997, dan 2017.

Menanggapi hal itu John Conor, mengirim Kayle Resee (Jay Courney) ke tahun 1984 untuk melindungi Sarah Conor, Ibu dari John Conor. Namun pada saat sampai di Los Angeles tahun 1984, ia justru diselamatkan oleh Sarah Conor.

Setting waktu bermula ketika Skynet kalah dalam pertempuran tahun 2029, Karena kekalahan itulah Skynet mengirim Terminator T800 ke tahun 1984 untuk membunuh Sarah Conor (Emilia Clarke) namun berbeda dari sekuel pertaman The Terminator yang dirilis tahun 1984, dimana Sarah begitu terlihat polosdan tidak tahu apa – apa, namun di film Terminator Genesys justru malah menjadi jagoan dengan memburu terminator, termasuk Terminator untuk membunuhnya.

Aksi dalam film terminator ini akan membuat anda terpukau dengan setting waktu yang berganti, apalagi terdapat Scene yang sama dengan scene Terminator tahun 1984, namun dubuat ditahun 2015. Penasaran bukan???

 

.