MILZERU – Penyanyi muda Rahmania Astrini baru saja kembali merilis lagu terbarunya yang berjudul Tak Bisa. Ia menceritakan bahwa keseluruhan lirik di lagu Tak Bisa diciptakan oleh Nino RAN. Dalam lagu ini, Astri dan Nino bicara soal kekecewaan terhadap cinta. Inti cerita dalam lagu ini adalah tentang dua orang dengan perasaan sama tapi tak berjodoh. Agar bisa dinikmati dengan seru, Nino memberikan sentuhan ceria dan easy listening pada lagu ini.

Tak Bisa juga jadi kali pertama dirinya bekerja sama dengan produser Lale dan Ilman dari Maliq & D'Essentials, serta Nino RAN atau yang lebih dikenal sebagai Laleilmanino. Yang lebih spesial lagi, Rahmania Astrini sangat mengidolakan grup yang beranggotakan Rayi, Asta, dan Nino. Lewat kolaborasi ini, tentu saja bisa menjadi lompatan baru bagi Astri untuk menjadi salah satu prominent figure di industri musik Indonesia.

Rahmania Astrini feat Nino RAN

"Jadi, ini tentang sepasang cowok dan cewek. Ya, belum jadian, sih, masih PDKT gitu. Pas si cowok deketin, ceweknya jual mahal. Giliran si cewek mulai baper, cowoknya sudah enggak mau. Cinta di waktu yang salah gitu," ungkap Astri.

Nino turut berkomentar mengenai makna di balik lagu Tak Bisa, yakni kondisi ketika tidak berjodoh dengan orang yang dicintai. Gambaran perasaan kecewa itu tetap dibalut dalam nada-nada yang manis sebab menurut dia selalu ada hal manis dalam kisah cinta sepahit apapun.

"Karena sepahit-pahit pun ceritanya, cinta tetap ada manisnya. Semoga lagu ini bisa mewakili perasaan sesal insan cinta yang telat menyadari perhatian seseorang. Dan untuk mereka yang merasa salah ambil keputusan menolak atau menerima seseorang, selamat menikmati," lanjut Nino.

Tak Bisa menjadi single terbaru Rahmania Astrini setelah ia merilis “Tanpa Rindu” di bulan Januari lalu. Di tahun 2019, Rahmania Astrini menjadi salah satu pemenang di ajang AMI Awards 2019 di kategori Artis Solo Pria/Wanita Soul/R&B Terbaik, untuk lagunya yang dia tulis sendiri yang berjudul “It’s Amazing”.

Lirik lagu Rahmania Astrini & Nino – Tak Bisa:

Lama telah kau coba ketuk pintu di hatiku
Meskipun 'ku tak mau
Kau dekati diriku
Namun saat aku buka pintu di hatiku
Tiada lagi dirimu
Kau menjauh dariku

Mengapa kini kau harus pergi
Di saat 'ku telah jatuh hati

Sayang, 'ku tak bisa
Dibuatmu kecewa
Kau buat 'ku mati rasa
Meski kubernyawa
Sayang, 'ku tak bisa
Kau buat hati ini
Luluh jatuh cinta
Lalu kau pergi saja

Haruskah salahkan waktu atas segalanya
Mengapa (mengapa) Dia tak berpihak pada cinta kita?

Hingga kemarauku bersemi
Izinkan aku menanti
Kau buka pintu hatimu kembali

Sayang, 'ku tak bisa
Dibuatmu kecewa
Kau buat 'ku mati rasa
Meski kubernyawa
(Meski kubernyawa)
Sayang, 'ku tak bisa
Kau buat hati ini
Luluh jatuh cinta
(Lalu kau) lalu kau, lalu kau
Pergi saja

Maaf, sayang, 'ku tak bisa
(Maaf, sayang, 'ku tak bisa)

Oh-oh-oh ...

Dibuatmu kecewa
Kau buat 'ku mati rasa
Meski kubernyawa
(Meski kubernyawa)
Sayang, 'ku tak bisa
Kau buat hati ini
Luluh jatuh cinta
Lalu kau, lalu kau (lalu kau)
Pergi saja

Maaf, sayang, 'ku tak bisa
Maaf, sayang, 'ku tak bisa
Maaf, sayang, 'ku tak bisa
Dibuatmu kecewa
Maaf, sayang, 'ku tak bisa
Oh-oh-oh ...
Maaf, sayang, 'ku tak bisa
Bila kau pergi saja