MILZERU – Tepat pada tanggal 2 September 2019, penyanyi asal ajang pencarian bakat Indonesia Idol, Virzha merilis single pertama untuk album ketiganya. Berjudul Nyaman, lagu ini berkisah mengenai pengangum dari sosok “Si Penyelamat” yang selalu ada di hati, pikiran, dan segalanya.

Peran penting sosok “Si Penyelamat” yang selalu ada dalam pikiran ini karena dia pernah berjasa dan membantu masalah hidup sang penyanyi. Lagu ini juga tentu dipersembahkan untuk seluruh Dev di Indonesia. Dev sendiri merupakan panggilan untuk para penggemar Virzha.

Penyanyi jebolan Indonesian Idol musim kedelapan pada tahun 2014 ini ternyata menulis lirik sendiri yang berkolaborasi dengan Ikay selaku music produser dari Alfarecords.

Hingga Senin (23/9/2019) video lirik dari Nyaman telah ditonton oleh sebanyak 1,7 juta penonton.

Sebagai pendengar dari beberapa lagu Virzha, setiap lagunya memiliki makna yang cukup dalam, termasuk Nyaman. Lagu ini bisa dimaknai berbeda sesuai dengan sudut pandang masing-masing.

Objek dalam lagu ini bisa pendengar tafsirkan sendiri, apakah untuk pasangan atau mungkin untuk Sang Pencipta? Karena banyak komentar dalam video lirik tersebut yang menyatakan bahwa lagunya semacam lagu-lagu religi yang tersirat.

Disebut lagu religi yang tersirat karena dalam video lirik ini, Virzha digambarkan seorang diri tanpa ada sosok pemeran lainnya, selain itu dalam beberapa adegan juga terdapat beberapa gambar kaligrafi yang sesuai dengan keyakinannya.

Lagu yang sarat akan makna ini bisa didengarkan kapanpun dan dimanapun apa lagi buat kamu penggemar Virzha, pasti bakalan terus putar ulang lagu ini kan?

Dari segi pengambilan gambarnya, meski disebut sebagai video lirik namun video klipnya bukan hanya berisikan kalimat per kalimat saja. Virzha dan tim tampak menggunakan teknik one shot dalam video liriknya sehingga tampak “niat” kok dalam pembuatan video liriknya.

Ini nih lirik lagu dari Virzha – Nyaman:

Kemarin sempat

Aku berbuat salah

Tapi itu hanyalah

khilaf yang terlupakan

Oleh sang waktu

 

Tak ada yang rela

Untuk menyakiti hati yang dicintai

Karna maksud yang buruk

Hingga ku melukaimu

 

Dirimu adalah nafasku

Yang selalu bisa membuat nyaman hati ini

Dan kamu penyelamat hidupku

Dari semua luka dunia

Hanya kau penyejuk hatiku

 

Dan tak ada niat untuk mendustai

Hati yang di cintai

Karna maksud yang buruk

Hingga ku melukaimu

 

Dirimu adalah nafasku

Yang selalu bisa membuat nyaman hati ini

Dan kamu penyelamat hidupku

Dari semua luka dunia

Hanya kau penyejuk hatiku

 

Dirimu adalah nafasku

Yang selalu bisa membuat nyaman hati ini

Dan kamu penyelamat hidupku

Dari semua luka dunia

Hanya kau penyejuk hatiku

 

(Dirimu adalah nafasku) nafasku

(Yang selalu bisa membuat hati nyaman) membuat hati nyaman

Dan kamu penyelamat hidupku

Dari semua luka dunia

Hanya kau penyejuk hatiku

Cuma kau penyejuk hatiku