MILZERU – Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 50 poin atau 0,33 persen ke level Rp15.223 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (18/03/2020). Hal itu dapat dilihat berdasarkan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang dipatok perbankan sebagai kurs jual.

Beberapa bank memaparkan datanya terkait kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar, seperti kur Bank Mandiri mematok harga jual dolar senilai Rp. 16.150 dengan harga beli sebesar Rp. 15.850. Sedangkan Bank Central Asia mematok harga jual dolar sebesar Rp.16.150 dengan harga beli senilai Rp. 15.950. 

Akibat Corona, Nilai Rupiah Nyaris Tembus Rp.16.000 per Dollar AS

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,299 poin atau 0,3 persen ke level 99,874 pada pukul 15.53 WIB. Secara umum dolar AS menguat terhadap seluruh mata uang di dunia, tercermin dari data kenaikan indeks dolar AS 0,299 poin atau 0,3 persen elevel 99,847 hingga pukul 15.53 WIB kemarin.

Indeks dolar Bloomberg juga melonjak naik ke level tertinggi sepanjang masa karena kekhawatiran perlambatan ekonomi masih berlanjut di hadapan janji stimulus pemerintah dalam membuat strategi untuk memerangi penurunan di segala aspek akibat virus corona atau COVID-19. 

Indeks dolar AS naik untuk hari ketujuh berturut-turut di tengah turbulensi pasar saham dan obligasi karena investor berusaha untuk mendapatkan uang tunai

"Tekanan likuiditas dan desakan untuk mendapatkan dolar membuat dolar lebih unggul dari segalanya," ujar Kit Juckes, ahli strategi di Societe Generale SA di London melalui surel.

“Pasar benar-benar ketakutan. Dolar menang banyak. " Tambahnya. 

Akibat Corona, Nilai Rupiah Nyaris Tembus Rp.16.000 per Dollar AS

Pergerakan nilai tukar rupiah ditutup melemah tajam 690 poin atau 4,53 persen di level Rp15.913 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau naik 0,16 persen atau 0,164 poin ke posisi 101,32 pukul 15.50 WIB.

  1. (Pukul 13.44 WIB): Rupiah Anjlok 362 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau anjlok 362 poin atau 2,38 persen ke level Rp15.585 per dolar AS, level terendahnya sejak 16 Juni 1998.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, terpantau melemah 0,21 poin atau 0,21 persen ke level 100,95 pada pukul 14.04 WIB.

  1. (Pukul 12.00 WIB): Rupiah Masih Melemah 92 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau masih melemah 92 poin atau 0,6 persen ke level Rp15.315 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, terpantau menguat 0,215 poin atau 0,21 persen ke level 101,375 pada pukul 11.52 WIB.

  1. (Pukul 10.00 WIB): Kurs Jisdor melemah 489 poin ke posisi Rp15.712 dolar AS

Pukul 10.00 kurs Jisdorr melemah 489 poin atau 3,21 persen ke level 15.712 per dolar AS

  1. (Pukul 09:10 WIB): Rupiah Lanjut Melemah 92 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 92 poin atau 0,6 persen ke level Rp15.315 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau menguat 0,018 poin atau 0,02 persen ke level 101,178 pada pukul 08.54 WIB.

  1. (Pukul 08.00 WIB): Rupiah Dibuka Melemah 65 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah 65 poin atau 0,43 persen ke level Rp15.288 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau melemah 0,041 poin atau 0,04 persen ke level 101,119 pada pukul 07.59 WIB. 

Akibat Corona, Nilai Rupiah Nyaris Tembus Rp.16.000 per Dollar AS

Meski begitu, Joshua Pardede selaku kepala Ekonomi Bank Permata memberikan pernyataan bahwa pelemahan yang terjadi terhadap nilai rupiah juga dialami oleh mata uang dari negara-negara lain.

“selain itu bagi masyarakat, diharapkan tidak perlu panik dan tidak bertindak spekulatif apalagi sebagian masyarakat memiliki pendapatan dan pengeluaran dalam rupiah sehingga tidak terpengaruh langsung terhadap masyarakat” kata Joshua sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu panik di dalam situasi saat ini.