MILZERU – Beberapa waktu lalu, pemerintah sedang melaksanakan rapid test untuk COVID-19 di beberapa titik wilayah yang termasuk dalam zona merah virus corona. Tes cepat difokuskan kepada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). 

Bila Dinyatakan Positif COVID-19! Apa Yang Harus Dilakukan?

Seperti yang kita tahu, hasil tes tersebut akan menghasilkan dua kemungkinan, yaitu positif atau negatif. Pemerintah tentunya telah mengimbau semua orang yang dinyatakan negatif untuk tetap melakukan social distancing (membatasi jarak sosial) dan di rumah aja. Lalu bagaimana dengan orang yang terbukti positif terinfeksi virus corona? 

Jika kamu dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19, harap tenangkan pikiran dan hati kamu terlebih dahulu. Jangan panik, takut, dan bingung dulu ya! Berdasarkan penjelasan dari dr. Putu Ayuwidia Ekaputri melalui akun Instagram resmi miliknya @diadiawidia. Dalam unggahannya, dirinya mencoba memberikan penjelasan mengenai seseorang yang telah dinyatakan positif COVID-19. 

Bila Dinyatakan Positif COVID-19! Apa Yang Harus Dilakukan?

Penasaran? Simak baik-baik ya penjelasan berikut ini mengenai tindakan apa yang harus kamu lakukan!

  1. Orang yang dinyatakan hasilnya positif, dibagi menjadi tiga kategori 

​​​

Bila Dinyatakan Positif COVID-19! Apa Yang Harus Dilakukan?

Terdiagnosis positif virus corona atau COVID-19 membenarkan bahwa virus tersebut sudah berada di dalam organ pernapasanmu. Namun perlu diketahui bahwa kondisi setiap orang yang dinyakan positif virus COVID-19 itu berbeda-beda, sehingga bisa dibagi menjadi tiga kelompok berikut ini:

  • Kelompok asimtomatik atau tanpa gejala (tetap sehat)
  • Kelompok orang yang sakit ringan
  • Kelompok orang yang sakit berat

Jadi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah telitilah dalam mengamati kondisimu, karena kamu sendirilah yang mengetahui bahwa masuk kategori manakah dirimu.

  1. Jika masuk ke dalam kategori tanpa gejala (tetap sehat), apa yang harus segera dilakukan? 

Jika kamu terdiagnosis positif virus corona tapi tidak menampakkan gejala apa pun, bersyukurlah! Karena itu artinya kamu memiliki sistem imun tubuh yang sehat dan kuat. Virus pun tidak mampu menginfeksi jaringan sel didalam tubuh mu hingga membuatmu jatuh sakit. 

Namun perlu digarisbawahi bahwa kamu tidak perlu panik dan takut atau ke rumah sakit karena hal tersebut dapat menyebarkan ke orang lain selama dalam perjalanan. Karena balik lagi, sistem imun setiap orang itu berbeda-beda. Jadi, langkah yang tepat dan wajib kamu lakukan adalah mengisolasi diri di rumah. 

Jauhkan diri dari orang serumah agar mereka tak tertular serta gunakan peralatan-peralatan yang berbeda dari mereka. Selain itu, tetap perbanyak makan-makanan sehat, bergizi, dan bervitamin supaya badan kamu tetap sehat melawan virus. Bukan hanya itu, kamu juga harus tetap menjaga kesehatan, rajin berolahraga, dan rajin mencuci selama kurang lebih 14 hari. Perlu diketahui, masa hidup virus di tubuh yaitu 2-14 hari.

  1. Jika masuk ke dalam kategori orang yang sakit ringan, lakukanlah hal ini! 

Bila Dinyatakan Positif COVID-19! Apa Yang Harus Dilakukan?

Menurut World Health Organization (WHO), seseorang yang masuk ke dalam kategori  ini biasanya akan merasakan gejala berupa demam, lemas, batuk kering, dan tidak ada sesak napas. Sebagian lainnya juga dilaporkan terindikasi, seperti mengalami hidung yang berair, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau diare. Menurut statistik, kasus ringan ini bisa mencapai 80 persen dari total orang yang terinfeksi virus corona. 

Jika dirimu masuk ke dalam kategori ini, sekali lagi kamu tidak perlu panik dan tidak perlu ke rumah sakit. Menurut petunjuk National Heath Service (NHS), kamu dianjurkan untuk melakukan Isolasi di rumahmu selama kurang lebih tujuh hari. Kenapa tidak perlu ke rumah sakit? 

  • Kamu bisa menyebarkan virus tersebut ke orang lain selama perjalanan
  • Kondisimu kemungkinan besar akan bertambah buruk ketika kamu bertemu dengan pasien positif lainnya.
  • Kasus ringan pada umumnya bisa sembuh dengan sendirinya sehingga kamu tidak perlu mendapatkan perawatan intensif. 

Selama proses isolasi diri, berikut ini hal yang penting untuk kamu lakukan:

  • Jauhkan dirimu dari orang serumah
  • Usahakan untuk selalu menggunakan masker ketika berhadapan dengan orang lain;
  • Perbanyak makanan sehat, bergizi dan vitamin;
  • Berjemur setiap hari pada pukul 10.00 WIB selama 10-15 menit 
  • Hubungi dokter via online atau telepon pihak rumah sakit untuk meminta arahan dari rumah sakit. Diketahui , telah banyak dokter yang menyediakan jasa atau layanan secara gratis melalui akun media sosial.
  • Minum paracetamol untuk turunkan panas dan jangan coba mengonsumsi obat lain tanpa rekomendasi dokter.

Hal ini menunjukan bahwa sistem imun tubuhmu sudah semakin sehat dan kuat untuk melawan virus COVID-19 yang ada di tubuh. Namun perlu digarisbawahi, setelah periode tujuh hari berakhir, kamu masih dianjurkan untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari. Langkah Ini untuk memastikan bahwa virus yang ada di dalam tubuhmu dianggap telah benar-benar mati. 

Sebaliknya, apabila kondisi tubuh kamu semakin memburuk (sangat lemas dan sesak), diharapkan segera untuk menghubungi pihak rumah sakit atau ambulans dan segera ke IGD untuk mendapatkan penanganan secara intensif.

  1. Jika masuk ke dalam kategori orang yang sakit berat, segera lakukan hal ini!

Pasien yang termasuk ke dalam golongan ini biasanya akan merasakan semua gejala yang ada dalam kategori sakit ringan, hanya bedanya kamu akan mengalami demam (>38 C), sesak napas yang disertai nyeri di dada, dan lemas yang luar biasa sehingga membuat kamu tak dapat beraktivitas sama sekali. Gejala inilah yang wajib diutamakan untuk di dahulukan dan mendapatkan penanganan intensif. 

Jika kamu merasa mengalami gejala tersebut, segeralah hubungi 119 atau periksakan diri ke rumah sakit rujukan COVID-19 di wilayahmu. Jangan lupa juga untuk selalu jaga jarak, memakai masker, perhatikan etika bersin dan batuk, serta patuhi petunjuk dari petugas medis. Dalam hal ini, sangat diharapkan kerjasama dari pasien kepada pihak petugas medis agar kondisi kamu bisa ditangani dengan baik.

Sebagian besar,banyak orang yang menganggap bahwa seseorang yang telah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 adalah akhir dunia mereka. Hal ini merupakan hal yang sangat wajar untuk merasa kaget, panik, bingung, sedih, ataupun takut mengingat bahwa wabah ini telah menelan banyak korban.

Namun sangat perlu digarisbawahi, orang yang sembuh dari COVID-19 jauh lebih banyak. Perbandingan antara pasien sembuh dengan yang meninggal bisa mencapai 5:1 di dunia. Bahkan kasus ringannya pun mencapai 80 persen. 

Hal ini menunjukan bahwa kemungkinan peluang untuk sembuh sangatlah besar. Yang harus kamu lakukan adalah hanya perlu memperkuat imun tubuhmu dan memutuskan rantai penyebaran dengan melakukan karantina diri dirumah. Dari mulai langkah kecil dan membiasakan diri adalah sebuah harapan besar untuk berjuang melawan virus corona dan mengusirnya dari tubuh.