MILZERU – Google Doodle merayakan ‘Hari Bumi’ atau ‘Earth Day’ 2020 ke-50, hari ini (22/04/20) dengan membentuk doodle animasi lebah interaktif. Diketahui, pembuatan animasi Google Doodle ini dipimpin oleh Gerben Steenks, bersama engineer Jacob Howcroft dan Stephanie Gu. 

Hari Bumi Ke-50, Google Doodle Rayakan dengan Lebah Interaktif

Dalam laman utama perusahaan Google, Google Doodle Earth Day 2020 merupakan hasil kolaborasi dengan The Honeybee Conservancy. Pengguna internet dapat menekan tombol mulai berwarna hijau dengan latar belakang bumi, dari situ kalian diajak memandu lebah Google Doodle untuk menyerbuki bunga sambil mempelajari berbagai ragam kekayaan yang dimiliki bumi dan mengetahui peran penting lebah dalam memeliharanya. 

Hari Bumi Ke-50, Google Doodle Rayakan dengan Lebah Interaktif

"Selamat Hari Bumi ke-50. Hari ini kami merayakan planet kita dan organismenya yang paling kecil dan sangat penting: Lebah!," demikian sepenggal kalimat dalam video animasi Google Doodle.

Guillermo Fernandez merupakan Pendiri dan Direktur Eksekutif The Honeybee Conservancy, menceritakan latar belakang dirinya yang hidup di kota yang penduduknya miskin dan sulit mendapatkan makanan sehat dan segar, sehingga hal ini menjadi alasan paling kuat untuk saling mengingatkan pada sesama untuk mencintai dan menjaga lingkungan yang kita tempati.

“Mencari buah atau sayuran segar hampir mustahil, supermarket terdekat kebanyakan menyediakan makanan olahan, dan restoran lokal kami adalah jaringan makanan cepat saji. Tidak ada pohon atau taman yang terlihat, satu-satunya taman penuh beton,” kata Guillermo, di lansir laman Google Doodle, Rabu (22/4/2020).

Dirinya menilai bahwa tindakan manusia belakangan ini tidak bersahabat dengan alam sehingga memakan korban yang besar di tengah masyarakat. Mulai dari masalah kesehatan yang merajalela seperti obesitas, diabetes, dan asma hingga gizi buruk dan lingkungan yang rusak. 

Hari Bumi Ke-50, Google Doodle Rayakan dengan Lebah Interaktif

Menurutnya, untuk menyelamatakan bumi maka lebah merupakan kunci utama karena lebah berperan untuk menyerbuki 1 dari 3 gigitan makanan yang kita makan. Keberadaan lebah juga dapat mendeteksi bahwa lingkungan sekitar yang kita huni dalam kondisi aman.

“Ada 20.000 spesies lebah di seluruh dunia yang melakukan pekerjaan penting ini. Di Amerika Utara, ribuan jenis spesies lebah asli Amerika terancam punah. Pada skala yang lebih besar, kelangsungan hidup dunia tergantung pada mereka,” tuturnya.

Selain itu, The Honeybee Conservancy juga menegaskan bahwa pihaknya  juga menggerakan untuk memberdayakan masyarakat yang kurang terlayani dan membangun ruang hijau sebagau dukungan untuk penyematan terhadap bumi tercinta.

“Program unggulan kami, Sponsor-a-Hive memberikan sarang lebah dan rumah lebah asli ke organisasi mulai dari kebun hingga sekolah. Dengan mengurangi hambatan keuangan dan pendidikan. Menjaga sarang lebah madu adalah investasi mahal yang membutuhkan pelatihan. Ini pada gilirannya menghasilkan makanan, memperbaiki lingkungan, dan menyatukan orang [dalam tim untuk memelihara lingkungan asri],” lanjutnya.

Guillermo menekan proyek Google Doodle spesial Hari Bumi 2020 ini sebagai pesan utama yang disampaikan untuk mengajak dan mengingatkan manusia tentang bagaimana tindakan kecil yang dilakukan oleh individu akan menghasilkan dampak yang besar jika bekerjasama satu dengan yang lainnya.

“Donasikan waktu atau dana kepada kelompok lingkungan setempat. Lebah adalah bagian dari ekosistem yang kompleks, dan kontribusi kepada organisasi yang mendukung upaya konservasi apa pun akan membantu memperkuat lingkungan,” tutup Guillermo.

Yuk, saling bekerjasama satu sama lain untuk cintai dan rawat bumi dengan baik!