MILZERU –  Matahari saat ini memasuki fase yang dijuluki sebagai lockdown atau solar minimum. Apa yang terjadi di balik fenomena ini dan seberapa berbahaya?

Matahari lockdown adalah periode di mana aktivitas permukaan matahari sedang mengalami periode minimum. Para ahli memperkirakan tata surya akan mengalami 'resesi' sinar matahari. Tahun ini disebutkan sebagai yang resesi sinar Matahari terburuk dalam satu abad terakhir.

Bukti dari lockdown berupa berkurangnya bintik matahari (sunspot) di permukaan matahari. Dilaporkan matahari telah kehilangan 76% bintik matahari di 2020. Bahkan tahun lalu penurunanya sudah tembus 77%.

Matahari Masuki Fase Lockdown Inilah Bahaya Yang Bisa Mengancam Bumi_badai

Source : Google

Astronom Dr Tony Phillips dikutip dari The Sun, dari jumlah bintik matahari yang ada, kondisi saat ini termasuk yang terparah dalam satu abad terakhir. Karena hal tersebut, medan magnet matahari sontak menjadi lemah, memungkinkan sinar kosmik ekstra ke tata surya.

Kondisi ini pun membuat para ilmuwan NASA khawatir Dalton Minimum yang pernah terjadi antara tahun 1790 dan 1830 kembali terjadi.

Matahari Masuki Fase Lockdown Inilah Bahaya Yang Bisa Mengancam Bumi_Volcano

Source : Google

Salah satu efek Dalton Minimum di Indonesia adalah letusan Gunung Tambora pada 10 April 1815, yang menewaskan sedikitnya 71 ribu orang.

Matahari Masuki Fase Lockdown Inilah Bahaya Yang Bisa Mengancam Bumi_dingin

Dampak lainnya, saat itu, juga menjadi tahun tanpa musim panas di tahun 1816.

 

Mudah-mudahan semua aman-aman aja yak gengs.