MILZERU – Koordinator Bidang Humas Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Anwar mengatakan calon peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 bisa kembali mendaftarkan diri pada Rabu (3/6) pagi ini.

Hal tersebut diungkapkan karena ada beberapa calon peserta yang mengalami kendala ketika hendak mengakses laman registrasi SBMPTN-UTBK 2020 pada situs LTMPT.

"Untuk kendala teknis karena banyaknya siswa yang masuk bersamaan dalam sistem. Silakan dicoba lagi, InsyaAllah pagi ini sudah lancar," ucapnya ketika dikonfirmasi, Rabu (3/6).

Anwar mengatakan per hari ini sudah ada beberapa calon peserta yang mendaftarkan diri sampai tahap pembayaran. Mereka diberikan waktu 2 x 24 jam untuk melakukan pembayaran, kemudian melanjutkan tahap pendaftaran.

Setelah memilih program studi dan melakukan simpan data permanen, lanjutnya, baru calon peserta resmi menjadi peserta UTBK dan SBMPTN 2020.

"Pendaftaran dibuka sejak kemarin siang. Juga sudah ada yang berhasil melakukan pembayaran," tuturnya.

Karena belum ada calon pendaftar yang menyelesaikan tahap pendaftaran sampai simpan permanen, lanjut Anwar, pihaknya belum mengumumkan jumlah peserta per hari pertama.

Ia mengatakan jumlah peserta hari pertama pendaftaran dibuka perkiraannya akan diumumkan Rabu sore ini, setelah calon peserta melakukan simpan permanen.

Pendaftaran UTBK dan SBMPTN sudah dibuka tepat pukul 13.00 WIB, Selasa (2/6). Tahap pendaftaran dilakukan melalui situs https://portal.ltmpt.ac.id.

Selama pandemi corona, rangkaian SBMPTN 2020 masih berlangsung. UTBK juga bakal digelar secara fisik pada 5 sampai 12 Juli.

Namun tes yang diujikan hanya berupa Tes Potensi Skolastik. Biaya pendaftaran UTBK berbayar juga diturunkan menjadi Rp150 ribu per peserta.

Mengutip situs resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), berikut tahapan pendaftaran UTBK-SMPTN berbayar :


1. Siswa meregistrasikan akun LTMPT melalui https://portal.ltmpt.ac.id. Tahapan registrasi ini sudah ditutup sejak awal April lalu.
2. Melakukan login akun LTMPT pada https://portal.ltmpt.ac.id.
3. Memasuki menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN Tipe A.
4. Memilih lokasi pelaksanaan tes sesuai wilayah masing-masing.
5. Menyampaikan kebutuhan khusus jika memiliki.
6. Bagi yang ingin mendaftar melalui KIPK, masukan nomor pendaftaran KIPK. Nomer ini didapatkan setelah mendaftarkan diri melalui https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
7. Mencetak slip pembayaran dan membayar biaya untuk mengikuti tes sebesar Rp150 ribu melalui Bank Mandiri, Bank BNI atau Bank BTN. Pembayaran harus dilakukan dalam waktu 2 kali 24 jam setelah slip pembayaran dikeluarkan.
8. Setelah pembayaran berhasil, lengkapi data jenis jurusan SMTA di laman https://portal.ltmpt.ac.id.
9. Memilih paling banyak dua program studi dari satu PTN atau dua PTN berbeda. Dua prodi harus dari satu jenis PTN yang sama.
10. Melampirkan portofolio bagi pilihan prodi yang mewajibkan.
11. Melakukan konfirmasi data pendaftaran dan simpan permanen.
12. Mencetak kartu tanda bukti peserta UTBK-SMPTN dan membawa kartu ketika ujian.

Berikut tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN tidak berbayar :


1. Siswa meregistrasikan akun LTMPT melalui https://portal.ltmpt.ac.id. Tahapan registrasi ini sudah ditutup sejak awal April lalu.
2. Melakukan login akun LTMPT pada https://portal.ltmpt.ac.id.
3. Memasuki menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN Tipe B.
4. Memilih lokasi pelaksanaan tes sesuai wilayah masing-masing.
5. Menyampaikan kebutuhan khusus jika memiliki.
6. Bagi yang ingin mendaftar melalui KIPK, masukan nomor pendaftaran KIPK. Nomer ini didapatkan setelah mendaftarkan diri melalui https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
7. Mengisi jenis jurusan SMTA
8. Memilih paling banyak dua program studi dari satu PTN atau dua PTN berbeda. Dua prodi harus dari satu jenis PTN yang sama.
9. Melampirkan portofolio bagi pilihan prodi yang mewajibkan.
10. Melakukan konfirmasi data pendaftaran dan simpan permanen.
11. Mencetak kartu tanda bukti peserta UTBK-SMPTN dan membawa kartu ketika ujian.