MILZERU –  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan keputusan yang akan dilakukan, terkait berakhirnya masa PSBB di tanggal 4 Juni 2020 ini. Anies mengatakan ada beberapa data yang cukup membuat kita bisa bernafas lega atas semua usaha kita di 2 bulan terakhir.

 

Nah berikut beberapa parameter untuk menilai PSBB bisa di kurangi atau enggak, Baca ya sahabat, penting nih.

NILAI REPRODUKSI VIRUS MENURUN

Anies, mengatakan data akhir yang di terima pertanggal 3 juni 2020, nilai tingkat reproduksi virus di jakarta ada pada angka 0.99 yang artinya adalah, jika angka menunjukan 4 bahwa 1 orang bisa menularkan ke 4 orang, jika angka atau nilai itu 2, jadi 1 orang bisa menularkan ke 2 orang. Nah kita bisa lihat data yang disajikan nilai nya di bawah 1 (0.99) dalam artian persebaran bisa dibendung.

Melihat data tersebut kita bisa berbangga karena PSBB yang kita keluhkan ternyata bisa berdampak positif, dan BERKAT USAHA KITA SEMUA PERSEBARAN BISA DITEKAN KE TITIK MINIMAL, jadi kita harus bisa menjaga sampai nilai ini berada di titik paling rendah.

 

INDIKATOR PELONGGARAN PEMBATASAN SOSIAL

Data yang di buat oleh Fakultas kesehatan masyarakat Universitas Indonesia, menunjukan data yang baik, meskipun belum sempurna. Indikator epidemiologi skornya adalah 75, lalu kesehatan publik nilainya 70, dan fasilitas kesehatan nilainya 100. Nilai keseluruhan yang didapat DKI Jakarta sebagai parameter pelonggaran PSBB adalah 76. Anies mengatakan “Arti dari skor itu, bila nilainya di atas 70 maka pembatasan sosial bisa di longgarkan secara bertahap dengan tetap waspada terhadap lonjakan kasus”.

 

Buat kalian yang udah gatel banget pengen nongkrong, alangkah baiknya kalau kita tetap menjaga kebersihan, Masker, Cuci tangan, dan pola hidup sehat. Dari pada makin lama kita ga bisa nongkrong, jadi lebih baik kita taat ye ngga?