MILZERU – Lagu milik Rahmawati Kekeyi Putri yang berjudul 'Keke Bukan Boneka' akhirnya ditake down.
Kekeyi mengaku pasrah. Kini, ia berusaha menghilangkan trauma karena sejak lagu Keke Bukan Boneka viral dan pro kontra, ia diliputi ketakutan.

Kekeyi Minta Waktu Untuk Merenung  Perihal Lagu “Aku Bukan Boneka”_4

Source : YouTube

"Saat ini aku ingin belajar ikhlas, dan aku belajar untuk menerima serta aku ingin menghilangkan trauma dalam diriku," tulis Kekeyi di insta story pribadinya, Jumat

Kekeyi mengaku selama seminggu ia takut menghadapi komentar-komentar terkait lagu tersebut. Ia pun bakal menghilang sejenak untuk menenangkan diri.

"Karena sudah satu minggu aku dalam rasa deg-degan yang amat sangat. Biarkan aku termenung sahabat. Tolong jangan ganggu saya dulu,," katanya.

Kekeyi Minta Waktu Untuk Merenung  Perihal Lagu “Aku Bukan Boneka”_1

Source : Google

Terkait dengan ramainya kabar lagu 'Keke Bukan Boneka' di-take down, Rini mengaku bahwa di sosial media pribadinya turut terkena imbasnya.

Pasalnya, sosial media miliknya jadi dibanjiri komentar netizen yang menanyakan terkait lagu sang youtuberr tersebut.


Rinipun tidak mau disalahkan perihal di take-downnya lagu milik Kekeyi

Kekeyi Minta Waktu Untuk Merenung  Perihal Lagu “Aku Bukan Boneka”_3

Source : Instagram @rinni_w

Halo semua! Nampaknya ada yang harus diluruskan nih karena membludaknya komentar di postingan social media aku.
Terkait dengan di take down-nya lagu Keke Bukan Boneka adalah di luar wewenang aku.

Semua adalah keputusan label @sonymusicid @novi_umar81 selaku pemilik hak cipta dari Aku Bukan Boneka, yang dimana Sony Music sekarang bukan lagi label aku.

Kenapa ada tulisan 'Copyright claim by Rini Idol - Aku Bukan Boneka'? Nak, video yang kena takedown sama Youtube selalu mencatut judul lagu dan penyanyi aslinya.

Jadi nama aku beserta judul lagunya tercantum di situ.

Semoga teman-teman bisa paham sama apa yang terjadi saat ini.

Smeoga teman-teman sehat dan bahagi selalu.

Love, Rinni Wulandari" tulisnya di akun media sosialnya

 

Duh yang sabar ya kekeyi