MILZERU – Kumpul bareng teman kadang memang suka sering lupa waktu, tidak terasa tiba-tiba sudah larut malam. Kalian tahu gak sih gengs, kebiasaan begadang ternyata bisa memicu penyakit serius lho!

Setiap orang memiliki kebutuhan tidur berbeda-beda, namun rekomendasi umum untuk orang dewasa menurut sejumlah ahli adalah tidur selama 7-9 jam per malam.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur berpengaruh pada banyak hal, mulai dari metabolisme hingga fungsi otak. Sejumlah penelitian mencatat, kita tidak perlu waktu lama untuk melihat efek buruk dari kurang tidur. 

Jangan Sering Begadang Gengs! Kurang Tidur Bisa Memicu Penyakit Serius

Foto: lifepal.co.id

Selain kurang tidur, kualitas tidur juga dapat mempengaruhi keadaan kalian lho gengs. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kualitas tidur yang buruk terbukti dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang serius.

Sebuah hasil penelitian yang diterbitkan PLOS Biology menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memicu masalah kesehatan serius, antara lain meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian dilakukan terhadap lebih dari 1.600 orang paruh baya dan berusia lanjut yang telah mengambil bagian dalam Multi-Ethnic study of Aterosclerosis.

Jangan Sering Begadang Gengs! Kurang Tidur Bisa Memicu Penyakit Serius

Foto: quora.com

Penelitian ini dimulai pada tahun 1999 untuk memeriksa efek aterosklerosis. Di mana plak menumpuk di dalam arteri. Dengan menggunakan pengukuran tidur yang berbeda, termasuk pelacak tidur tipe jam tangan, tes darah, dan skor kalsium untuk mendeteksi penumpukan plak, peneliti memantau partisipan studi selama seminggu.

Mereka menemukan, fragmentasi tidur meningkatkan peradangan kronis di seluruh aliran darah, yang terkait jumlah plak yang lebih tinggi.

“Jika kita bertanya pada seseorang apa yang menyebabkan penyakit jantung, kebanyakan orang menjawab hal itu terkait diet dan olahraga, dan itu cuma beberapa faktor di dalamnya.” Demikian penuturan dari penulis studi Raphael Vallat, Ph.D., rekanan di pascadoktoral University of California, Center for Human Sleep di Berkeley, Amerika Serikat, sperti dilansir laman Bicycling. “Sebab ternyata aktivitas tidur muncul sebagai faktor yang sangat penting dalam memprediksi penyakit kardiovaskular,” sambung dia.

Vallat menyebutkan, peradangan juga dikaitkan dengan neurodegeneratif seperti Alzheimer dan gangguan mood tertentu. Artinya, kurang tidur selama seminggu dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan.
Selain konsumsi makanan sehat dan berolahraga, fokus pada kualitas tidur bisa berdampak besar pada kesehatan jantung. Perbaikan kualitas tidur juga dapat membantu kinerja atletik.

So, jangan sering-sering begadang ya gengs!