MILZERU – Hari ini jika kalian coba membuka halaman Google Search, kalian akan menemukan sebuah gambar orang yang sedang mengawasi persawahan. Itu adalah tampilan Google Doodle yang sedang memperingati Subak Bali.

Rerumputan di sawah seolah tersusun menjadi deretan huruf, membentuk kata "Google" yang dihinggapi burung berwarna putih diatasnya.

Menurut keterangan di laman Google doodle, Lukisan itu dibuat oleh seniman Tanah Air, Hana Augustine, sebagai bentuk apresiasi Google dalam memperingati salah satu warisan budaya Indonesia, yaitu Subak.

Kalian tau gak sih apa itu Subak Gengs?

Subak merupakan salah satu tradisi dari penduduk Bali, yaitu infrastruktur irigasi dan pengairan sawah secara tradisional. Subak sudah dimasukkan menjadi salah satu warisan budaya dunia pada tahun 2012.

Ada Subak Bali di Google Doodle Lho! Apa Itu Ya?

Foto: kintamani.id

Google juga mengungkapkan bahwa Subak dianggap sebagai cerminan dari filosifi kuno “Bali Tri Hita”, Karana yang secara longgar diartikan sebagai "Tiga hal yang sebabkan kesejahteraan".

Ketiga penyebab kesejahteraan tersebut merupakan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, hubungan harmonis antara sesama manusia, dan hubungan harmonis antara manusia dengan alam dan lingkungannya.

Menurut situs pemerintah daerah buleleng, kata Subak tertulis dalam prasasti Pandak Bandung yang bertuliskan tahun 1072 Masehi.

Subak mampu bertahan selama lebih dari satu abad karena masyarakatnya taat kepada tradisi leluhur. Pembagian air dilakukan secara adil dan merata, segala masalah dibicarakan dan dipecahkan bersama, bahkan penetapan waktu menanam dan penentuan jenis padi yang ditanam pun dilakukan bersama.