MILZERU – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi (Disparekraf) DKI Jakarta mengizinkan bioskop kembali buka pada masa perpanjangan PSBB transisi. Namun protokol kesehatan wajib diterapkan secara ketat.

Dalam SK dengan nomor 140 Tahun 2020 tersebut, aspek industri hiburan dan rekreasi lainnya yang diperbolehkan beroperasi mulai 6-16 Juli 2020 adalah produksi film dan pertunjukan di ruang terbuka.

Misalnya pembatasan kapasitas penonton. Kepala Disparekraf DKI Cucu Ahmad Kurnia mengatakan maksimal penonton bioskop hanya 50 persen.

Bioskop Akan Dikabarkan Segera Buka Juli Ini Loh!_1

Sejumlah protokol kesehatan yang mesti dipatuhi ikut dilampirkan dalam SK tersebut, seperti memaksimalkan pekerja di bawah usia 45 tahun, mewajibkan pekerja dan pengunjung mengenakan masker, melakukan disinfektasi di area, menyediakan fasilitas cuci tangan.

Selain itu, bidang usaha hiburan yang dimaksud dalam SK tersebut juga mesti menyediakan tempat sampah khusus APD, melakukan pemeriksaan suhu kepada seluruh pihak, menerapkan self-assessment.

Bagi pengunjung lokasi, diwajibkan untuk melakukan pembatasan jarak fisik minimal satu meter, kemudian didorong untuk menggunakan transaksi non tunai, dan diberi pembatasan kuota jumlah pengunjung pada lokasi.

Pengunjung juga diminta menerapkan budaya dan etika kala batuk atau bersin, menjaga kebersihan, dan tetap menerapkan jaga jarak antara satu dengan yang lain.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk membuka kembali bioskop.