MILZERU – Hi Gengs! Gimana kabar kalian dalam pandemic ini? Semoga kalian tetap sehat dan tetap  mengikuti aturan protocol ya Gengs. Kalian pasti tau, memakai masker merupakan salah satu cara untuk menghindari penularan covid-19 dan juga salah satu aturan yang harus kalian patuhi.

Untuk berpergian keluar rumah atau berkomunikasi dengan orang lain, menggunakan masker hal yang harus kita lakukan, karena kita juga tidak akan tau bagaimana nantinya.

Kalian tau tidak masker scuba? “Masker Scuba merupakan masker yang dilapisi dengan satu lapisan saja dan terlalu tipis sehingga kemungkinan untuk tembus lebih besar,” ujar Wiku Adisasmito selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. 

Selain itu ia juga mengatakan bahwa scuba kurang efektif untuk menangkal virus corona dan ia juga menanggapi larangan penggunaan msaker scuba di commuterline.

Menurut dia, masyarakat perlu memakai masker yang berkualitas seperti masker bedan atau kain katun tiga lapis untuk mnejadi alat penting dalam mencegah penularan virus corona. Kain katun juga mempunyai tingkat ketahanan dan penulaaran virus corona sebesar 70 persen, menurut penelitian Universitas Oxford.

Masker kain dengan bahan lentur scuba, akan terjadi perenggangan bahan sehingga kerapatan dan pori kain membesar serta membuat permeabilitas udara menjadi tinggi. Dan hal tersebut membuat peluang particular virus untuk menembus masker semakin besar.

Ketiika seorang berbicara dan droplet keluar dari mulut, risiko penularan penyakit tetap menjadi tinggi. Karena dapat membuat droplet semakin berkembang biak di udara.

Untuk itu, masker N95, masker bedah, masker katun tiga lapis terbilang efektif mencegah penularan virus corona karena setiap bagian maskernya memiliki fungsi perlindungan masing-masing.