MILZERU – Belum lama ini kita mendapatkan kabar bahwa salahs atu aplikasi chatting ada kemungkinan dinlokir oleh pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Komenkominfo). Pasalnya, Kemenkominfo sedang memeperketat penayangan film dan konten streaming illegal. Konten illegal ini diduga banyak disebarkan melalui sebuah aplikasi chatting yang lumayan banyak penggunanya Gengs, yaitu Telegram.

Aplikasi Telegram saat ini statusnya dalam pengawasan tim Komenkominfo, dan terancam diblokir jika terbukti benar. "Untuk platform messenger seperti Telegram, karena bersifat privat, Kominfo dapat mengajukan pemblokiran atau suspend akun atau channel Telegram yang dilaporkan tersebut, dan berkoordinasi dengan Ditjen KI Kemenkumham," kata Dedy Permadi selaku Juru Bicara dan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia.

Kemenkominfo juga akan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini dikarenakan kegiatan penyebaran film maupun serial ilegal dapat digolongkan sebagai pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Telegram sendiri memiliki sebuah fitur channel yang merupakan tempat ngobrol yang bisa digunakan secara terbuka dan bebaas oleh akun lainnya. Kehadiran channel ini yang kerap kali dijadikan sarana untuk berbagi konten film.

Berbagi konten dan film streaming di dalam Telegram dianggap illegal karena tidak mengantongi izin penayangan. Bahkan banyak pengguna Telegram yang membuat saluran untuk menyediakan layanan streaming film atau konten gratis.

Jika kita lihat kebelakang, sejak tahun 2016, Kemenkominfo telah mencatat ada lebih dari 4.674 konten yang ditindak oleh pemerintah. Pihak yang ditindak terbukti telah melanggar HKI dan telah mengalami pemblokiran. Pada akhir 2019, Kemenkominfo telah menutup seluruh situs pengelola penayangan film tidak resmi, termasuk salahs atu situs yang sangat popular, yaitu Indoxxi.

Apakah kalian termasuk salah satu penikmat film gratisan? Yuk udahan pakai yang gratisan, ganti pakai yang legal berbayar!