MILZERU – Setelah ramai diperbincangkan oleh media, bahwa pernikahan Arie Kriting dan Indah Permatasari tidak mendapat restu dari pihak orang tua Indah.

Arie Kriting pun akhirnya angkat bicara, perihal teguran tegas yang ia dapatkan dari sang mertua. Yang akhirnya belakangan ini menjadi konsumsi publik. bahwa ia sadar betul akan pentingnya restu seorang ibu di dalam pernikahan.

Ia mengatakan bahwa dirinya dan sang istri masih belum beruntung untuk memilki restu tersebut. Setelah berjuang masing-masing selama tiga tahun, dan akhirnya setelah merasa yakin ia pun mengambil keputusan untuk melengkapi ibadahnya dengan melakukan pernikahan.

Seperti yang kita ketahui bahwa saat melansungkan pernikahan, kedua orang tua Indah tidak terlihat menghadiri hadir dipernikahannya tersebut. Bahkan, Nursiya ibunda dari Indah Permatasari membeberkan alasannya tak datang ke pernikahan tersebut karna ia dan sang suami tak merestui Arie sebagai imam dari anaknya.

Karna ia menganggap Arie jahat dan tidak mempunyai sopan santun, bahkan membawa pengaruh buruk untuk anak perempuannya tersebut.

Dari pernyataannya tersbut  Arie Kriting ikut menjelaskan kepada publik, dengan mengunggah foto pernikahannya disertai dengan caption haru terkait perjuangan hubungan keduanya sampai akhirnya memutuskan untuk ke jenjang pernikahan.

“Ia mengaku ibu itu utama.  Seribu restu dari banyak orang, belum tentu menyamai sebuah restu dari seorang ibu, sayangnya, kami masih belum beruntung memilikinya saat ini. Setelah berjuang masing-masing selama tiga tahun, kami merasa sudah cukup yakin untunk melengkapi ibadah kami,” tulisnya

Arie pun mengaku masih mengharapkan restu dari pihak keluarga istrinya itu, dan masih akan berjuang untuk mendapatkannya. Dengan sama-sama berbuat kebaikan agar meluluhkan hati orang tua Indah. Juga ia tak akan pernah lepas untuk terus berdoa dan hormat kepada kedua orang tua Indah.

“Setelah ini kami berharap diberi jalan oleh Allah SWT untuk melanjutkan perjuangan  mengumpulkan kebaikan bersama-sama. Hari ini belum mendapatkan berkah restu tersebut, mungkin besok atau nanti. Namun doa dan rasa hormat  kami tak pernah putus.” Tambahnya.