MILZERU – Ini adalah kasus kematian yang sempat sangat – sangat besar di Amerika Serikat. Tentang seorang siswa SMA bernama Kendrick Johnson yang ditemukan sudah tidak bernyawa tergulung didalam karpet fitness sekolahnya, Lowndes High School.

Kasus ini menjadi sangat besar dan membuat banyak sekali orang marah, karena polisi menetapkan kasus ini sebagai kasus kecelakaan yang tidak disengaja dan bukan pembunuhan. Tetapi publik tidak yakin apakah kasus ini benar benar berbasis ketidaksengajaan atau merupakan kasus penganiayaan disekolah. Yuk sahabat Zeru, kita simak faktanya berikut ini!

Case Prologue Kendrick Johnson

Kendrick Lamar Johnson

Kendrick Lamar Johnson adalah seorang anak laki laki kelahiran 10 Oktober 1995 dari pasangan Kenneth dan Jackie Johnson. Sayangnya saat dirinya masih berumur 17 tahun, Kendrick kehilangan nyawanya. Kasus kematiannya sangat mencengangkan, karena posisi kematian Kendrick yang aneh. 

Kronologi dan Timeline

10 Januari 2013 sekitar pukul 13.00, CCTV sekolahnya menangkap rekaman Kendrick berjalan menuju gym lama, jadi di sekolahnya ini sebagai gambaran ada gym baru dan gym lama. Mereka memiliki karpet – karpet gym seperti yoga matt yang memiliki ukuran yang cukup besar, dengan panjang 1,8 meter dengan lebar 1 meter. Karpet ini disimpan dengan cara digulung.

Matras atau Karpet Yoga di gym lama sekolahnya.

Ketika digulung, karpet tersebut membentuk sebuah ruang berlubang dengan diameter 36 cm ditengahnya. Kemudian, di lubang tersebut biasa para siswa untuk menjadikan itu loker untuk menyimpan barang agar tidak mengeluarkan biaya lagi untuk loker sekolahnya.

Kronologi Kematian

CCTV sekolah membuat beberapa kejanggalan karena terlihat seperti dopotong, diperlambat atau bahkan dipercepat. Bahkan ada sebuah CCTV yang biasa berfungsi normal namun berhenti merekam, bahkan beberapa jam di hari hilangnya Kendrick Johnson. Kendrick tak kunjung pulang kerumahnya hingga pukul 10 malam dan keluarganya cemas. Dirinya tidak hadir pada keterangan absen sekolahnya.

Sang ibu, Jackie datang dan melakukan patroli seorang diri ke sekolah. Ia meyakini Kendrick berada disekolah lantaran sang anak memang biasa selalu pulang tepat waktu. 

Tengah malam pun tiba , Kendrick pun tak juga ditemukan. Jackie akhirnya melaporkan kehilangan anaknya ke polisi. Awalnya, polisi tidak menganggap bahwa laporan tersebut bukanlah suatu kasus yang serius sehingga kasus tersebut diabaikan. 

Ibu Kendrick Johnson Mulai Histeris

Kendrick dan sang ibu

 

Suatu hari setelah sang ibu melaporkan kasus tersebut, ia mendatangi sekolah pada 11 Januari 2013 untuk melaporkan kehilangan anaknya yang datang untuk belajar di sekolah. Akhirnya, sekolah pun memyebarkan selebaran kehilangan salah satu siswanya itu.

Sementar pada gym lama, terdapat siswa yang tengah duduk di sekitar karpet gym tersebut dan salah satu dari mereka melihat sebuah kaos kaki yang mencuat dari ruang berbentuk lubang, pada gulungan karpet. Awalnya  mereka mengira bahwa kaos kaki tersebut adalah sebuah prank untuk menakut- nakuti lantaran posisi karpet tersebut vertikal atau berdiri.

Kendrick dalam matras, ini adalah posisi terakhir Kendrick ditemukan, matras tersebut dalam posisi vertikal atau berdiri.

Ketika didekati, mereka kaget menemukan sosok manusia didalamnya dan langsung memanggil guru olahraga mereka. Kemudian mereka menurunkan karpet serta berusaha menarik tubuh yang terhimpit itu. Saat itulah, bau yang sangat menyengat tercium. Bahkan ketika ditarik, terlihat ada muntahan dan darah dari tubuh Kendrick Johnson.

Sekolah langsung menutup semua akses keluar masuk, sebelum penyidik datang. Ibu Kendrick pun juga datang setelah dihubungi oleh pihak sekolah.

Proses Investigasi Kematian Kendrick Johnson

Polisi menemukan beberapa  barang di sekitar mayat seperti buku pelajaran, sweater abu – abu, dan dua pasang sepatu. Sepatu pertama ada di dalam karpet bersama dengan mayat dibagian betis. Sepasang lainnya terpindah, ada diluar karpet, dekat kepala Kendrick. Sepatu kedua ini sudah berlumuran darah.

Sepatu Kendrick yang berlumuran darah.

Anehnya, darah yang ditemukan bukanlah darah Kendrick, polisi juga menemukan tisu berlumuran darah yang DNA nya tidak cocok dengan korban.

Malam itu juga, Kendrick dinyatakan meninggal karena ketidak sengajaan, bukan karena pembunuhan atau kekerasan. Penyelidik dengan cepat menutup kasus mereka dengan berteori bahwa diri Kendrick jatuh begitu saja, ke matras sambil meraih salah satu sepatunya. Hal ini dibuktikan dari posisi tangan Kendrick terentang diatas kepalanya dan yang lainnya dipinggang, seolah ia sedang berjuang mengambil sepatunya. Dia juga ditemukan baru saja memakai kaus kakinya. Saat dirinya terbalik, darah mengalir ke kepala Kendrick dan keluar dari lubang – lubang wajahnya.

Namun seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, karpet ini meninggalkan ruang berdiameter 14 inci ditengahnya, sementara lebar bahu Kendrick 19 inci.

Keluarga tidak terima dengan keputusan polisi dan menyewa penyidik pribadi.

Sang ayah bahkan mencoba masuk kedalam ruang lubang pada karpet, namun tidak bisa karena terlalu kuat lipatannya. Mereka langsung curiga dan menyewa penyidik pribadi.  

Sepatu olahraga di tanah yang terletak dibawa Kendrick yang diduga akan diraih, tergeletak diatas genangan darah, tetapi disana tidak ada darah di sepatu itu sendiri.  

Salah satu laporan koroner tentang otopsi Kendrick Johnson. Dalam Deskripsi keadaan, petugas koroner mencatat bagaimana tubuh Kendrick Johnson telah

Kemudian orang tua Kendrick berpendapat jika hal ini adalah kecelakaan, bagaimana mungkin tidak ada orang yang mendengar Kendrick meminta bantuan di sekolah menengah atas, dengan lebih dari 3.000 pelajar?

Kematian Kendrick Ada Hubungannya dengan Rasisme

Keluarga Kendrick beropini adanya tindakan rasisme terhadap kasus ini. Sebabnya, Kendrick dan keluarga berkulit hitam, sedangkan semua penyidik berkulit putih. Pada 2013, rasisme di Valdosta, Ggeorgia masih sangat kental.

Pengacara keluarga, Chevene King menyatakan bahwa jika Kendrick berkulit putih, pasti kasusnya akan ditangani dengan perlakuan yang berbeda. Setelah diotopsi, ayah Kendrick baru boleh melihat jenazah anaknya dalam kondisi mengenaskan. Banyak memar pada tubuhnya, wajah yang sangat bengkak, bahkan hamper tidak terlihat seperti manusia.

Organ Tubuh Kendrick Johnson Menghilang

Pada 8 Mei 2013, hakim mengizinkan tubuh Kendrick untuk kembali diselidiki dan makamnya digali lagi.

Peti mati Kendrick Johnson digali untuk kedua kalinya untuk otopsi ketiga. Ibunya memposting di Facebook-nya: “Tidak ada ibu atau ayah yang harus menguburkan anak mereka dalam keadaan seperti ini. Kami telah mengubur ke 3 kali dan rasanya seperti 3 pemakaman dan saya kehilangan dia 3 kali. ”

Hasil otopsi kali ini mengungkap bahwa Kendrick mengalami pendarahan pada sisi kanan lehernya, dalam artian dirinya meninggal karena trauma benda tumpul. Ahli patologi mengumumkan bahwa kematiannya bukan sebuah kecelakaan. Hasil otopsi kedua mengungkap bahwa beberapa organ Kendrick mengilang seperti otak.

Biro Investigasi Georgia mengkonfirmasi bahwa ketika jenazah dikirim ke rumah duka setelah otopsi pertama,organ Kendrick telah dimasukkan kembali dalam tubuh. Namun petugas coroner mengatakan bahwa organ - organ itu tidak dikirim ke rumah duka karena sudah membusuk dan dibuang terlebih dahulu.  Rumah duka mengatakan  bahwa menerima jenazah tanpa organ yang diganti kertas atau serbuk gergaji seperti yang dilakukan saat pembalseman.

Keluarga Kendrick mencoba menuntut rumah duka karena salah menangani tubuh putra mereka, dan ada kemugkinan penyebab kematian yang sebenarnya ditutupi, tetapi kasus penuntutan ini dibatalkan.

Kalau menurut sahabat Zeru sendiri , gimana? Apakah kematian Kendrick Johnson betul – betul tidak disengaja?