MILZERU – Aktris peraih Oscar berusia 29 tahun, Jennifer Lawrence resmi dipersunting oleh pimpinan galeri seni, berusia 34 tahun, Cooke Maroney. Seorang sumber mengungkapkan bahwa di hari pernikahannya, Jennifer Lawrence tampak cantik mengenakan gaun pengantin rancangan Dior.

Lawrence dan Maroney mengadakan resepsi pernikahan dengan mengundang 150 tamu. Tamu yang diundang termasuk Adele, Amy Schumer dan Kris Jenner. Acara pernikahan digelar di Belcourt of Newport, sebuah rumah mewah di Newport, Rhode Island yang dirancang pada tahun 1894 oleh arsitek terkenal Amerika Richard Morris Hunt.

Nah, di balik acara pernikahan Jennifer Lawrence dan Cooke Maroney, ada cerita menarik, bahwa pemilihan tempat pernikahan pasangan ini dinilai mengejutkan oleh banyak pihak. Sebab, kabarnya, lokasi pernikahan mereka menyeramkan.

Belcourt Newport, Rhode Island, dikenal sebagai rumah tua dengan sejarah yang mengejutkan. Seperti diketahui, Rhode Island adalah kota tepi laut di Pulau Aquidneck yang merupakan rumah dengan bagunan paling mengesankan. Sebelumnya bangunan tersebut dimiliki oleh industrialis dan pemodal Amerika seperti Vanderbilts dan Astors yang menjuluki rumah-rumah besar tersebut sebagai "pondok musim panas" yang sebagian besar propertinya dijaga oleh Preservation Society of Newport County dan terbuka untuk dikunjungi para wisatawan.

Dikutip laman People, rumah seluas 40.000 kaki persegi ini dirancang tahun 1894 oleh arsitek Amerika terkenal Richard Morris Hunt, ditugaskan oleh Oliver Hazard Perry Belmont dan didekorasi oleh istri keduanya Alva Vanderbilt. Tetapi pada tahun 1956, ketika kota itu sudah ketinggalan zaman dan rumah-rumah yang dibangun di sana dianggap terlalu besar, kota itu dijual kepada keluarga Tinney dengan harga yang US$25.000 (sekitar US$235.000 saat ini).

Keluarga itu memilikinya selama beberapa dekade menurut sumber setempat. Penduduk lain tidak senang dengan pilihan dekorasi Tinach yang tidak canggih dan ketinggalan zaman, penambahan gerbang yang rumit di jalan tempat pameran kota, Bellevue Avenue, dan penambahan "Castle" ke nama Belcourt.

Setelah kematian suaminya, Ruth Tinney, yang saat itu berusia 80-an, menjalin hubungan yang tidak biasa dengan tukang ledeng, Kevin Koellisch. Hubungan mereka memicu gosip tak sedap.

Tukang ledeng itu masuk dan mengantar Nyonya Tinney berkeliling kota, yang membuat putranya cemas, kata sumber setempat. Dia kemudian secara resmi mengadopsi Koellisch, yang saat itu berusia 30-an, menurut Los Angeles Times.

Pada 1990-an, properti itu menjadi terkenal karena menjadi tuan rumah pesta-pesta parau. Sempat pula digelar pesta yang terkenal dengan tema “No Underwear Allowed”. Saat masuk, tamu wanita diminta untuk berdiri di atas cermin untuk membuktikan bahwa mereka mematuhi aturan, kenang sumber itu. Delapan ratus orang dilaporkan hadir.

Sebuah kartun di surat kabar lokal menggambarkan "Sunday Morning on Bellevue" menunjukkan tamu pesta digantung di dinding batu Belcourt dan papan nama jalan yang terkenal, dikelilingi oleh botol-botol.

Setelah lama tak dirawat dengan baik selama beberapa dekade, rumah itu semakin kumuh dan terlihat menyeramkan. Sering dikunjungi wisatawan karena kisah misterinya.

Lalu rumah tersebut dibeli pada 2012 oleh Carolyn Rafaelian, penduduk asli Rhode Island, senilai US$3,6 juta, menurut New York Times, hampir setengah harga yang diminta Tinney. Rumah inipun perlahan kembali diperbaiki. Proses renovasi berlangsung bertahun-tahun, dan sempat berkali-kali ganti nama mulai dari Castle hingga munculah nama "Belcourt of Newport."

Menurut Rafaelian, kisah seram rumah tersebut memang menjadi terkenal. Pada 2013, ia mengatakan kepada Times, “Ada energi dan entitas, beberapa tidak menyenangkan. Saya mengundang paranormal untuk melakukan upacara. Kami melakukan pembersihan besar, membersihkan energi. Ada banyak beban, tetapi kami mengatasinya. Sekarang rumahnya memiliki aura yang berbeda."

Sumber artikel asli