MILZERU – Syahrini dan Reino Barack ikut berduka atas kematian Ashraf Sinclair. Keduanya terlihat melayat ke tempat Bunga Citra Lestari (BCL) pada Rabu, 19 Februari 2020.

Lewat akun Instagram Story @princessyahrini, pelantun lagu Wanita Lain ini membagikan momen saat bertemu dengan BCL. Namun rupanya hal itu malah menjadi sorotan di kalangan warganet. Ada apa

Heels Syahrini

Sumber foto: Viva.co.id

Dalam video, Syahrini terlihat memeluk BCL yang tengah berduka. Reino Barack juga menyalami orang-orang di sekitarnya. 

Video yang sudah diunggah kembali di berbagai akun gosip tersebut jadi ramai dibicarakan. Syahrini terlihat menggunakan high heels di dalam rumah duka. Sementara BCL dan orang-orang lain bertelanjang kaki. Penyanyi asal Bandung itu mengenakan pakaian serba hitam dengan heels tinggi warna senada. Rambutnya dikuncir satu.

“Peluk Unge sayang @bclsinclair Turut berduka yang teramat sangat dalam,” tulis Syahrini sambil menautkan emoji menangis.

Bukan hanya video, Syahrini juga mengunggah foto kebersamaan dengan BCL. Nampak senyuman di wajah Syahrini, adiknya, serta Reino barack. BCL yang berada di tengah tersenyum tipis meski matanya sembab.

Kontroversi

Syahrini BCL

Video tersebut mendapat banyak komentar di salah satu akun gosip @mak_lamis. Banyak yang mengomentari sepatu yang masih dipakai Syahrini tapi banyak juga yang membela dengan berpikiran positif.

Baru aja bilang ternyata BCL tingginya sama dengan Inces eh baru ngeh ternyata dese masih pake heels masuk rumah orang wkwk.”

Mashallah seseorang yang lagi berduka sedih dan sakit malah masih sempat diajak berfoto padahal mbaknya mungkin belum siap tapi karena baik dan gak enak menolak jadi dengan baik hati dia turuti.”

Gak lepas sepatu dipermasalahkan. Padahal dia baik datang mendoakan almarhum. Bisa aja emang tuan rumah yang nyuruh kayak gitu. Kurang-kurangi suudzon.

Syahrini minta doa

Usai mengikuti tahlilan, Syahrini yang sempat diwawancarai media meminta doa untuk almarhum Ashraf Sinclair. Menurutnya, setiap manusia hanya menunggu giliran untuk dipanggil Tuhan.

“Barangkali juga dia (BCL) masih belum mencerna kenapa semua ini bisa terjadi, tentunya ini atas kehendak dari Allah. Lewat Al Fatihah, karena kita semua hanya menunggu giliran dari Allah dan kita yang akan selanjutnya dipanggil oleh Allah,” ujar Syahrini.

Sumber artikel asli