MILZERU –  Tidak hanya kota Wuhan, China yang mendadak jadi kota hantu, kini Kota Daegu ikut terkena imbasnya akibat virus Corona yang merebak di negara tersebut. 

Kota Daegu merupakan kota pertama yang menjadi lokasi persebaran virus Corona, persebaran Virus Corona  80 persen berasal dari kota tersebut. 

sekitar 763 kasus suspect virus corona ditemukan di Negara Kpop tersebut, hal ini membuat beberapa fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, toko – toko, stasiun kereta api, kantor, dan sekolah berhenti beroperasi.

Sebelumnya sekitar 602 kasus virus Corona di Korea Selatan pertama kali ditemukan pada hari sebelumnya (23/2) waktu setempat, namun keesokan harinya pada Senin (24/2) kasus tersebut naik menjadi 763 kasus, hal ini membuat level kewaspadaan di negara tersebut menjadi “Red Alert”, di seluruh Korea Selatan. 

daegu station

Young-Jin, selaku Wali kota Daegu, menghimbau kepada masyarakat agar tetap di rumah masing – masing, antisipasi bertambahnya kasus baru virus Corona, warga juga diminta agar menggunakan masker khusus ketika keluar rumah, sebelumnya ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengisolasi salah satu keluarga Gereja, hal ini menyusul karena sebelumnya salah satu pekerja di Gereja tersebut menjadi suspect pertama virus corona.

Imbas merebaknya virus corona di kota tersebut, membuat konser BTS, dan bintang Kpop lainya batal digelar, padahal konser tersebut rencananya akan dilaksankan di Stadion utama kota Daegu pada 8 Maret 2020.

Kota Daegu merupakan kota terbesar keempat yang berpenguni sekitar 2,5 juta penduduk, hal ini juga menjadikan kota daegu menjadi kota sibuk yang mendadak mati akibat merebaknya virus Corona. 

Hingga kini, data terbaru menunjukan sekitar 76.806 kasus Corona ditemukan di seluruh dunia, lalu pada Sabtu (21/2) jumlah pasien sembuh mencapai 18.000 orang, namun bukan berarti menurunkan jumlah suspect virus corona, justru data tersebut akan terus meningkat setiap harinya, baik jumlah penderita maupun jumlah penderita yang sembuh.