MILZERU – Kendrick Lamar saat ini tengah menuai kesuksesan berkat ‘All The Stars’, yang merupakan sebuah lagu kolaborasi untuk film ‘​Black Panther’. Namun, di tengah perjalanan kesuksesan ini, diselingi pula kabar tak menyenangkan. Kendrick dituntut ke pengadilan karena video ‘All The Stars’ yang dianggap melakukan tindakan pelanggaran hukum.

kendrick lamer

NME melaporkan tuntutanya bahwa Yeasayer menduga Kenderick Lamar, The Weeknd, dan tim kreatif film tersebut telah mengambil "beberapa cuplikan bagian paduan suara" dari lagu "Sunrise" yang mereka rilis pada 2007.

Merujuk pada surat tuntutan yang diserahkan pada Senin (25/02/20), Yeasayer menuduh tim kreatif film ‘Black Panther’ mengambil bagian paduan suara tersebut dan meletakannya menjadi "bagian substansial" untuk lagu latar Black Panther bertajuk "Pray for Me".

kendrick lamer

Yeasayer juga menyebut Kendrick Lamar dan The Weeknd sengaja memodifikasi bagian paduan suara itu "dengan maksud untuk menutupi kecurangan" dan menggunakannya sebanyak delapan kali di "Pray for Me".

Potongan suara yang ditirunya itu digambarkan "terdiri dari suara laki-laki yang menyanyi dengan nada tinggi dan getar vibra. Yeasayer kemudian menuntut material ganti rugi atas penggunaan bagian ‘Pray for Me’ yaitu berupa sejumlah dana yang dirahasiakan.

"Terlepas dari prosesnya, tertuduh tetap menggunakan lagu [Yeasayer] yang masih menyimpan karakteristiknya dan langsung dapat dikenali sebagai materi [Yeasayer]," demikian kutipan surat tuntutan Yeasayer.