}MILZERU –  Baru – baru ini Grup musik Coldplay merilis sebuah video baru. Melalui akun instagram official Coldplay Video berjudul ‘Campion Of The World’ berkisah tentang perundungan anak di sekolah.

Dalam video tersebut nampak Chris Martin, selaku vokalis Coldplay berpakaian layaknya anak sekolah. Di video yang dirilis pada 27 Februari kemarin, juga memperlihatkan ketika adegan Christ Martin dibully oleh teman sekolahnya, hal ini karena video berjudul ‘Campion Of The World’ berkisah tentang nasib seorang anak yang mendapatkan perlakuan perundungan oleh teman sekolahnya. 

Dalam clip tersebut juga nampak teman – temanya mengelilingi dan mengolok – oloknya. Sementara ia hanya mampu meringkuk di tengah kerumunan anak – anak yang mengoloknya.

Bukan hanya mendapat perlakuan negatif dari teman sekolahnya, dalam clip tersebut, juga memperlihatkan adegan Chris dimarahi oleh orang tuanya. Dari sana ia menemukan musik untuk menghibur dirinya.

Dilansir dari Antara, Menurut Chris Martin, Lagu Campion Of The World terinspirasi dari Scott Hutchinson berjudul "Los Angeles, Be Kind".

“Ketika saya pertama kali mendengar 'Los Angeles, Be Kind', saya pikir itu akan berjalan satu arah, tapi ternyata yang lain,” Tutur Chris Martin.

Rollingstones juga mencantumkan kredit atas nama mendiang Scott Hutchinson di video terbarunya Coldplay, sebab itulah lagu tersebut menjadi inspirasi. 

“Pokoknya 'Champion of the World' adalah lagu yang berasal dari jalur yang lain, dan itulah sebabnya Scott menjadi rekan penulis pada lagu ini," ungkap Martin menambahkan. 

Sebelumnya pada November 2019 lalu, Coldplay merilis Album terbarunya yang berjudul  ‘Everyday Life’. Album tersebut dirilis dengan dua nama yakni Sunrise dan Sunset. Dalam situs resmi Grup Musik asal Inggris itu, Albumnya dirilis dalam betuk fisik dan digital seperti Itunes. 

Melalui akun Instagramnya, Coldplay menyiarkan konser perdana album tersebut secara Live Streaming di channel youtube mereka. 

Dalam postingan melalui siaran live streaming di kanal Youtube. mereka juga menampilkan beberapa peta berbagai kota di dunia, seperti New York, London, Tokyo, Yordania, Shanghai, dan Sydney, namun lokasi konser live streaming bukanlah di beberapa negara tersebut, melainkan hanya di gelar di atas gedung tinggi.