MILZERU – Untuk kalian yang sedang menjalani sebuah hubungan, coba introspeksi diri yuk gengs. Sebenarnya kalian bahagia atau tidak bersama si doi? Kalian bertahan sampai sekarang itu karena cinta, kasihan, atau takut? Nah gengs, siapa yang disini merasa tertekan dengan hubungan yang sedang dijalani?

Tujuan dari membangun sebuah hubungan adalah untuk menciptakan sebuah kebahagiaan dan untuk ke jenjang yang lebih serius. Jadi, kalau pasangan kalian terlihat bermasalah contohnya seperti kasar secara fisik dan verbal, terlalu dominan, atau tidak bisa mengerti keadaan, apakah kalian yakin untuk tetap bertahan dengan si doi kedepannya? Jika kalian tidak nyaman, tertekan, takut, dan tidak bahagia, jangan pernah takut untuk speak up ya gengs karena itu sudah termasuk toxic relationship.

Toxic Relationship

Membuat keputusan untuk mengakhiri sebuah hubungan memang terasa sangat sulit ya gengs, terlebih jika hubungan kalian sudah terjalin sangat lama, pasti akan ada banyak sekali pertimbangan dari hal yang paling kecil sampai ke yang besar. Tetapi percayalah, semakin diundur maka akan semakin sulit dari apa yang kita bayangkan. Duh, jangan sampai toxic relationship itu mengganggu kesehatan mental kalian loh gengs.

Jadi, solusi yang harus dilakukan jika kalian berada dalam toxic relationship adalah jangan pernah takut atau merasa tidak enak hati untuk speak up tentang perasaan kalian, tentang apa saja yang kalian rasakan, karena jika dipendam maka itu akan menjadi beban untuk diri kalian sendiri loh gengs. Lalu jangan takut untuk membuat sebuah keputusan karena bahagia ditentukan oleh diri sendiri, bukan orang lain yang menentukannya.

Toxic Relationship

Jika membutuhkan teman untuk bercerita, carilah orang-orang yang care dengan kalian ya gengs. Terakhir, jaga sikap dan jangan bertindak sesuka hati dengan orang lain terlebih dengan pasangan kalian. Hargai dan treat si doi dengan sebaik-baiknya karena dia juga manusia yang dilahirkan dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan harapan dari orang tuanya, sama dengan seperti kita juga.. Jadi, sekarang coba dipikir-pikir lagi  ya gengs worth it atau tidak bertahan dengan si doi.