MILZERU –  Di jaman yang serba canggih seperti sekarang ini, peranan Teknologi yang kita gunakan tentunya sangat berguna bagi kehidupan kita, apalagi di jaman yang serba modern ini, peranan teknologi sangat penting, baik untuk berkomunikasi maupun beraktivitas sehari – hari. Bayangkan jika kita hidup tanpa teknologi, Gadget misalnya, bagi kalangan milenial, peranan Gadget sangatlah penting. coba saja sehari tanpa gadget, tidak sedikit milenial yang tidak tahan bila sehari tanpa gadget.

Adanya teknologi saat ini merupakan hasil dari kerja keras para ilmuan dimasa lalu, mereka merancang dan membangun suatu alat yang dapat mempermudah kinerja manusia saat itu. Thomas Alfa Edison misalnya, Tanpa usahanya, mungkin rumah kita gelap gulita tanpa adanya penerangan. Oleh karena itu sebagai manusia yang hidup dijaman modern, sudah sepatutnya kita menghargai dengan menggunakan teknologi dengan bijak.

Namun kerja keras para ilmuan dimasa lalu tidak sepenuhnya berhasil. sejenius apapun para ilmuan pasti pernah mengalami kegagalan, bahkan ada yang mengalami hal tragis diakhir hidupnya, seperti halnya tewas ketika menguji alat temuannya, berikut ini adalah 5 penemu yang tewas karena temuanya sendiri. Ada siapa saja ya gengs?

Sylveser H Roper

Tragis! 5 Penemu Ini Tewas Karena Temuanya Sendiri

Pada tahun 1863, Sylveser H Roper, berhasil merancang sepeda bertenaga uap. yang dinamakan Velocipede. Roper mengendarai Velocipede terbarunya dengan melewati putaran beberapa lap dan mampu mendahului pengendara profesional Tom Butler. Kala itu Roper berhasil melaju dengan kecepatan 64 km/h dan mencatat waktu tercepat 2 menit 1,4 detik. Akibat melaju dengan kecepatan tinggi, Sepeda uap Roper hilang kendali, hingga akhirnya Roper tewas terjatuh di lintasan dengan cidera berat dikepalanya.

Franz Reichelt

Tragis! 5 Penemu Ini Tewas Karena Temuanya Sendiri

Pria bernyali asal prancis Franz Reichelt, merupakan penemu parasut terkemuka di dunia. Franz kala itu dikenal sebagai orang paling nekat dijamanya, bagaimana tidak? dengan rasa percaya diri, Franz mencoba parasut rancanganya dengan terjun bebas dari menara Eiffel setinggi 57 Meter, namun takdir berkata lain, Franz justru tewas terjatuh ke tanah ketika mencoba parasut buatanya sendiri.

Tragis! 5 Penemu Ini Tewas Karena Temuanya Sendiri

Alexander Bogdanov

Tragis! 5 Penemu Ini Tewas Karena Temuanya Sendiri

Pada tahun 1924, Alexander Bogdanov melakukan experimen transfusi dara agar dapat terlihat muda selamanya atau setidaknya menyembuhkan penyakit dikala tua. Bogdanov melakukan transfusi darah dengan mengambil darah orang yang masih muda. Temanya mengaku bahwa setelah melakukan experimen tersebut, Bogdanov terlihat 10 tahun lebih muda, namun Bogdanov akhirnya tewas ketika mengambil darah seorang pelajar yang menderita Tuberclolosis dan Malaria. 

William Bullock

Tragis! 5 Penemu Ini Tewas Karena Temuanya Sendiri

salah satu orang berpengaruh di koran Philadelpia Public Ledger. William Bullock pada tahun 1867, ia mencoba untuk menyesusaikan mesin cetak terbarunya, namun karena frustasi mungkin, Bullock menendang tali penggerak mesin ke katrol sehingga kakinya tersangkut lalu hancur oleh mesin cetak tersebut. Akibat hal itu tim Dokter memutuskan untuk mengaputasi kakinya, hal ini dilakukan karena jaringan kakinya sudah mati, kemudian Bullcok akhirnya meninggal ketika menjalani operasi tersebut.

Horace Lawson Hunley 

Tragis! 5 Penemu Ini Tewas Karena Temuanya Sendiri

Pada tahun 1863, Hunley yang merupakan seorang teknisi pengembangan kapal selam, mencoba untuk membuat kapal selamnya sendiri, namun usaha yang ia lakukan bertubi – tubi tetaplah gagal, hingga akhirnya pada Oktober 1863 ia bersama tim komandonya mencoba kapal selam rancanganya, namun takdir berkata lain, kapal selam yang dinaiki oleh Hunley berserta tim komandonya tenggelam sehingga menewaskan orang di dalamnya termasuk Hunley.

Itulah 5 penemu yang tewas karena temuanya sendiri, maka dari itu kita sebagai manusia haruslah berhati – hati dalam bertindak, jangan gegabah! yang jenius saja bisa celaka karena tindakanya apalagi kita yang hanya orang biasa??