MILZERU – Asmara Abigail terjebak di Kota Milan, region Lombardy karena virus corona. Asmara tak bisa pulang ke Indonesia karena seluruh wilayah di Italia dikarantina akibat virus COVID-19 yang semakin marak. Meski begitu, pemeran Perempuan Tanah Jahanam ini tetap menujukkan sikap tenang.

Bahkan, Asmara menuliskan bahwa dia sangat mencintai Italia karena kebahagiaan di dalamnya. Selain itu, Asmara Abigail juga memberitahu kondisi terkini di Italia. Kata dia, semua kegiatan dilakukan di dalam rumah hingga hanya supermarket yang beroperasi. Seperti apa? Simak ulasan berikut.

Asmara Abigail cinta Italia

Asmara Abigail

Virus corona menjadi hal yang menakutkan bagi masyarakat global termasuk Indonesia belakangan ini. Virus yang menyerang saluran pernapasan itu telah menyerang ratusan ribu orang hingga membuat menimbulkan kepanikan tersendiri.

Italia menjadi salah satu negara di Eropa dengan pasien terjangkit virus corona terbanyak kedua di dunia. Jumlah korban tewas virus corona di Italia sudah mencapai 463 jiwa. Dilansir dari VIVA, Italia sendiri memiliki 9.172 kasus yang positif virus COVID-19. Meski seluruh wilayahnya berbahaya karena COVID-19, artis sekaligus model cantik Asmara Abigail tetap mencintai Italia dengan kehangatan dan kebahagiaan di dalamnya. 

"Aku mencintaimu Italia, Kamu adalah rumah keduaku, kamu adalah keluarga keduaku. Tidak pernah saya menceritakan begitu banyak cinta dan kehangatan dan kebahagiaan sebesar ini dan sekuat ini. Aku bahkan menemukan cintaku untuk diriku sendiri ketika aku tinggal di Itali. Dan sekarang semua Italia telah beralih ke zona merah dan kita semua dikunci karena darurat virus corona,” ungkap Asmara Abigail lewat Instagram Stories yang diunggah pada Senin, 9 Maret 2020.

Kondisi Italia sekarang

Asmara Abigail

Lebih lanjut, wanita 27 tahun ini juga mengungkapkan kondisi di Italia di unggahannya yang lain. Menurut Asmara, Italia kini sudah menghentikan seluruh kegiatan termasuk kantor, sekolah, dan universitas. Semua masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari di rumah untuk menghindari virus corona. Hanya supermarket yang tetap beroperasi untuk menyediakan kebutuhan hidup.

"Italia telah menutup semua kegiatan. Semua kantor ditutup, sebagian besar orang bekerja dari rumah. Semua sekolah dan universitas ditutup, semua siswa belajar di rumah. Kami hanya bisa pergi ke supermarket untuk persediaan hidup. Tetapi kami memahami bahwa ini penting untuk memerangi penyebaran virus corona," ujarnya.

Dengan mengunggah antrean supermarket di Instagram Stories, Asmara memberikan penjelasan bahwa ramainya supermarket bukan karena kepanikan. Tapi kuantitas manusia di dalam supermarket itu dibatasi dengan menjaga jarak satu sama lain sejauh 1 meter.

"Antrian supermarket; bukan karena huru-hara life stock supplies takut habis tapi karena kuantitas manusia di dalam satu ruangan dibatasi. Jarak minimal 1 m," ucapnya.

Asmara Abigail pilih tinggal di Italia

Asmara Abigail

Asmara Abigail memilih untuk menetap di Italia karena seluruh wilayahnya dikarantina. Selain itu, dia juga merasa kalau tinggal di Italia lebih menjaga keselamatan untuk teman dan keluarganya. Menurutnya, karantina itu akan berakhir pada 3 April 2020 mendatang.

"Saya memilih untuk tetap di Italia dan tidak mencoba untuk kembali ke Indonesia sampai karantina selesai (3 April). Aku berharap bahwa 3 April itu angat diberkati tahun ini akan menjadi tanggal yang sangat penting bagi Italia. Aku juga memilih untuk tinggal di Italia untuk keselamatan teman dan keluarga saya," pungkas Asmara Abigail.

Sumber artikel asli