MILZERU – Cerita horor berjudul KKN di Desa Penari yang dipopulerkan SimpleMan lewat thread Twitter-nya akhirnya naik cetak. KKN di Desa Penari memang berhasil menyita perhatian masyarakat karena diklaim merupakan kisah nyata yang terjadi pada 2009 silam. 

Kisah keenam mahasiswa yang tengah melakukan KKN di Desa Penari ini pun siap diterbitkan ke dalam novel. Awal September lalu, @SimpleM81378523 sebagai penulis, menggunggah gambar naskah buku KKN di Desa Penari tersebut ke akunnya. 

SimpleMan kembali mengumumkan, lewat Twitternya, bahwa buku KKN di Desa Penari tersebut kini sudah dapat dipesan dengan harga Rp 77 ribu ."Halo? Hari ini saya mau memberi sebuah kabar, satu kabar yang semoga menjadi kabar yang juga kalian tunggu,” cuitnya.

“Buku KKN di Desa Penari sekarang sudah naik cetak dan kemungkinan akan segera ada di toko-toko buku kesayangan kalian. Untuk PO sendiri waktunya hanya 3 hari," tulis akun tersebut, Senin, 9 September 2019. Pemesanan buku tersebut bisa dilakukan mulai hari ini hingga 11 September 2019. SimpleMan menegaskan harapannya yang selama ini kerap dia dengungkan.

"Semoga, dengan buku ini, pesan yang ingin saya sampaikan bisa menjangkau lebih banyak orang, seperti yang selalu saya coba tekankan. 'Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,'" tulisnya lagi.

Sampul novel sendiri itu pun jauh lebih  sederhana dan tidak menyeramkan, dibanding dengan sampul thread horor ini sebelumnya.

Kisah KKN di Desa penari yang viral Agustus lalu itu bercerita tentang tim KKN sebuah kampus di Jawa Timur yang beranggotakan enam orang, yaitu Ayu, Widya, Nur, Anton, dan Bima. Dalam cerita yang diklaim sebagai kisah nyata itu, banyak keganjilan yang mereka alami, salah satunya sosok penari yang kerap menghantui mereka.

Sosok Badarawuhi yang merupakan ratu ular dalam cerita tersebut juga diceritakan penuh misteri yang bikin penasaran, sekaligus merinding. Saking viralnya, KKN di Desa Penari bahkan merajai trending berhari-hari. Banyak juga orang yang menebak-nebak lokasi sesungguhnya KKN tersebut. Namun SimpleMan tak pernah mengungkap lokasi aslinya.

Sumber artikel asli